SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kastara Research and Consulting merilis hasil survei untuk mengukur elektabilitas dari bakal Calon Bupati Serang pada Pilkada 2024. Hasilnya, elektabilitas Andika Hazrumy menggungguli bakal calon bupati lainnya, yakni Ratu Rachmatu Zakiyah.
Direktur Kastara Research and Consulting Muhammad Haekal mengatakan, pihaknya telah melakukan survei pada periode 21 hingga 25 Agustus 2024, tepatnya sebelum proses pendaftaran di KPU belum dibuka.
“Survei ini menggunakan metode penelitian multi stage random sampling dengan teknik pengumpulan data wawancara tatap muka. Proses random dimulai dari tingkat desa, RW, RT hingga KK,” katanya, Kamis 19 September 2024.
Ia mengatakan, responden yang diuji merupakan warga Kabupaten Serang yang telah memiliki hak pilih dengan jumlah responden sebanyak 205 orang yang terdistribusi proporsional di 29 Kecamatan di Kabupaten Serang. “Tingkat kepercayaannya 93 persen dengan margin of eror sebesar 7 persen,” jelasnya.
Berdasarkan hasil survei yang telah dilakukan, elektabilitas Andika Hazrumy mengungguli calon lainnya, yakni Ratu Rachmatu Zakiyah. Meeskipun demikian, elektabilitas masih cenderung kompetitif.
“Elektabilitas Andika Hazrumy menjadi yang tertinggi dengan angka 36 persen. Sementara itu, elektabilitas Ratu Rachmatu Zakiyah 13 persen. Kondisi ini ada kemungkinan berubah karena ada 51% responden yang tidak memberikan jawaban dan mengingat pemungutan suara masih dilakukan dua bulan lagi,” jelasnya.
Selain unggul di sisi elektabilitas, Andika Hazrumy juga disebut unggul dari segi popularitas. “Andika Hazrumy memiliki popularitas tertinggi dengan 48 persen, sementara Ratu Rachmatu Zakiyah 19 persen. Ada 28 persen pemilih yang belum mengenal nama calon tersebut,” ungkapnya.
Ia mengatakan, mayoritas responden menganggap kualitas pemerintahan yang dipimpin oleh bupati saat ini, yakni Ratu Tatu Chasanah sudah berjalan dengan sangat baik, yakni di angka 72 persen. “Hanya 12 persen responden yang menganggap kualitas pemerintahan Kabupaten Serang buruk,” ungkapnya.
Ia mengatakan, berdasarkan hasil survei yang telah dilakukan, mayoritas masyarakat menginginkan figure bupati yang jujur dan bersih dari korupsi. “Yang menginginkan bupati jujur dan bersih dari korupsi sebanyak 22 persen. Sementara itu, hanya 15 persen masyarakat yang menginginkan figure bupati yang dekat dengan rakyat,” jelasnya.
Ia mengatakan, ada beberapa faktor utama yang mempengaruhi pilihan masyarakat pada pilkada Kabupaten Serang 2024. Yakni memperjuangkan kepentingan rakyat sebesar 24 persen.
“Ada lagi faktor lainnya, seperti faktor pilihan keluarga hanya sebesar 12 persen, faktor paling mudah diingat 10 persen, faktor merakyat 5 persen, faktor pertemuan langsung dan faktor program sebesar 3 persen, faktor lainnya 1 persen. Lalu ada 36 persen responden yang belum menjawab,” pungkasnya.
Editor: Mastur Huda











