PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang menerjunkan satu regu Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk menangani pohon durian yang tumbang menimpa rumah milik Jaeni, seorang pedagang bubur di Kampung Pasirmuncang, Desa Bangkonol, Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang.
Tim Reaksi Cepat diterjunkan karena pemilik rumah kesulitan mengevakuasi batang pohon nyangkut di atap rumahnya.
Kepala Seksi Kedaruratan BPBD dan PK Kabupaten Pandeglang, Rian, mengatakan, selama dua hari berturut-turut, Kabupaten Pandeglang dilanda bencana angin kencang.
“Waktu kejadian hari hari Sabtu (28 September 2024k dan Minggu (29 September 2024),” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, di Desa Bangkonol, Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang, Senin, 30 September 2024.
Pada hari Sabtu, itu kejadian bencana angin puting beliung di Kecamatan Bojong, Sindangresmi dan termasuk Labuan.
“Nah untuk hari Minggu, kemarin kejadian di Kecamatan Karangtanjung, Koroncong, Majasari, sama Kecamatan Saketi,” katanya.
Rian menerangkan, saat ini BPBD masih melakukan pendataan jumlah korban.
“Untuk mengetahui angka pastinua. Sedangkan untuk penanganan kemarin Alhamdulillah dibantu oleh BPBD Provinsi Banten, relawan lainnya juga ada,” katanya.
Sedangkan, untuk penanganan di sini hanya menurunkan satu tim dari BPBD Kabupaten Pandeglang saja.
“Tim TRC aja. Sedangkan ke lokasi lain kita banyak bantuan termasuk dari provinsi juga,” katanya.
Kondisi rumah korban tertimpa pohon durian masuk kategori rusak berat. Batang pohonnya dari atas patah dua dan terbang menimpa atap.
“Hingga membuat ambruk pada bagian atapnya. Kalau korban luka dan jiwa nihil,” katanya.
Sementara ini, jumlah rumah rusak akibat bencana kemarin untuk di sini baru satu rumah.
“Kerusakan parah juga korban bencana di Kecamatan Bojong. Dan kita sudah kirimkan bantuan logistik,” katanya.
Rian mengimbau, kepada warga untuk berhati-hati saat melihat kondisi awan terlihat mendung dan gelap. Dikhawatirkan terjadi badai.
“Jadi di mohon agar selalu berhati-hati dan siaga. Karena saat ini memasuki masa peralihan musim atau pancaroba, maka perlu berhati-hati dan siaga menghadapi badai hujan deras disertai angin kencang serta petir,” katanya.
Editor: Agus Priwandono











