TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Tangsel, nomor urut 2, Ruhamaben-Shinta (Rama-Shinta) memiliki 6 jurus jitu mengatasi persoalan kemacetan di Kota Tangsel.
Ruhamaben mengatakan, enam program mengatasi kemacetan itu di antaranya melakukan pembebasan lahan. Jumlah penduduk Tangsel yang terus tumbuh meningkatkan mobilitas masyarakat, sehingga diperlukan lahan baru untuk dijadikan jalan-jalan alternatif di Tangsel.
“Rama-Shinta mengusulkan tetap diperlukannya pembebasan lahan untuk lajur baru atau pelebaran ruas jalan, khususnya di simpang-simpang yang rawan macet namun dengan perencanaan yang matang,” ujarnya, Selasa 22 Oktober 2024.
Kemudian, Ia juga akan membangun sistem transportasi terintegrasi yang dikelola secara penuh oleh Pemkot Tangsel.
“Sistem ini harus terkoneksi antara berbagai moda transportasi, seperti bus, angkutan umum, LRT, MRT, hingga ke wilayah Jakarta dan Bandara Soekarno-Hatta,” ujarnya.
Jurus ketiga, Ruhamaben akan membangun fly over di titik-titik macet seperti di wilayah Jombang, Pasar Serpong, dan perlintasan jalur kereta yang jadi solusi jangka panjang untuk mengurangi kemacetan.
“Selain itu, pembebasan lahan di simpang yang rawan macet perlu diprioritaskan,” terangnya.
Jurus keempat ia akan memanfaatkan moda transportasi berbasis teknologi.
“Kami akan mengoptimalkan penggunaaan ojek online lokal, guna mendukung mobilitas warga secara lebih fleksibel dan cepat,” ujarnya.
Jurus kelima menurutnya adalah dengan memperluas jalur LRT dan MRT. Ia akan melobi pemerintah pusat dan provinsi, termasuk pemerintah DKI Jakarta, untuk memperluas jaringan LRT atau MRT hingga Bandara via Tangsel.
“Pengembangan LRT akan menggunakan lahan secara efisien, dengan memanfaatkan median jalan atau bahu jalan,” tandasnya.
Lalu jurus terakhir, mendorong kebijakan untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, seperti program “One Day No Car” dan “One Car Together” bagi pegawai pemerintahan, serta penggunaan moda transportasi ramah lingkungan seperti sepeda dan motor listrik.
Editor: Mastur Huda











