TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Laga antara UPH College Tangerang dan SMAN 1 Kota Serang (Smansa) di Honda DBL with Kopi Good Day 2024 Banten menyuguhkan pertandingan sengit di awal, sebelum akhirnya dimenangkan oleh UPHC dengan skor 58-36. Meski kalah, tim Smansa Serang tetap menunjukkan semangat juang luar biasa hingga akhir laga.
Di balik perjuangan Smansa, ada kisah menarik dari tiga pemain yang memiliki ikatan darah. Christiano Romeo Gently, Febriano Yericho Gently, dan Gabriel Ravernando adalah kakak-beradik dan sepupu yang pertama kali merasakan pengalaman bertanding bersama di Honda DBL.
Bagi ketiga pemain ini, berlaga di DBL Banten adalah mimpi yang akhirnya terwujud. Romeo, yang kini duduk di kelas XII, berbagi perasaannya tentang momen spesial ini.
“Memang sudah dari tahun lalu ingin ikut DBL. Tapi, baru berkesempatan sekarang di tahun ini. Ya, walaupun kalah, setidaknya kami sudah punya pengalaman main di sini,” ujar Romeo dengan penuh kebanggaan.
Bagi Yericho dan Gabriel, yang masih duduk di kelas X, perjalanan mereka di Honda DBL baru dimulai. Namun bagi Romeo, ini adalah kesempatan terakhir untuk membela tim basket Smansa Serang. Meski demikian, Romeo tak merasa kecewa. Ia justru berharap adiknya dan sepupunya bisa melanjutkan perjuangan keluarga Gently di musim mendatang.
Minat terhadap basket di keluarga ini dimulai sejak kecil. Yericho mengenang momen ketika ia mulai bermain basket karena terinspirasi oleh Romeo dan ayah mereka.
“Koko (Kakak) dari dulu memang suka basket dan sering main bareng Papa. Jadinya aku ikut-ikutan juga karena melihat mereka main basket tuh seru banget. Waktu itu aku baru kelas 4 SD,” ungkap Yericho.
Gabriel, sepupu Gently bersaudara, juga menceritakan alasan dirinya mengikuti jejak Romeo dan Yericho untuk masuk SMAN 1 Kota Serang.
“SMAN 1 Kota Serang itu kan memang terkenal basketnya. Pendidikannya juga bagus di Kota Serang. Makanya aku pilih sekolah di sini juga. Dan, ya, seru banget sih bisa main bareng sama saudara,” tutup Gabriel.
Honda DBL with Kopi Good Day 2024 Banten berlangsung dari 12 hingga 21 Desember 2024, sebagai bagian dari rangkaian Honda DBL yang digelar di 31 kota dan 23 provinsi di seluruh Indonesia. Program ini menjadi ajang pembuktian bagi para student athlete untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Selain itu, kompetisi ini juga memberikan peluang bagi pemain terbaik untuk mengikuti DBL Camp, pintu menuju tim DBL Indonesia All-Star. Tak hanya itu, ajang AZA 3X3 Competition juga menjadi bagian dari gelaran ini, yang seluruh pertandingannya dapat disaksikan langsung di kanal YouTube DBL Play.
Meskipun perjalanan Smansa Serang di laga ini berakhir dengan kekalahan, kisah inspiratif Gently bersaudara dan sepupu mereka menjadi pengingat bahwa basket bukan sekadar permainan, tetapi juga tentang kebersamaan dan tradisi keluarga.
Reporter ihksannudin/GenRB









