TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang lokasinya tak jauh dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Ciputat, Kota Tangsel dikritik karena kondisinya yang sudah rusak parah.
Seorang pengguna tiktok dengan akun @rwayxaa memposting video yang menunjukan betapa ngerinya berjalan di jembatan tersebut. Ia bahkan menamai JPO itu sebagai fasilitas pelatihan melalui jembatan Shiratal Mustaqim.
Diketahui jembatan Shiratal Mustaqim diyakini umat Islam sebagai jembatan menuju surga setelah kematian, dimana dibawahnya terdapat neraka yang menyala.
Bagi mereka yang beramal baik semasa hidup akan mudah melewati jembatan tersebut menuju surga, namun bagi mereka yang banyak melakukan dosa akan tercebur kedalam gelapnya neraka.
Kembali ke pembahasan awal, @rwayxaa mengkritik dengan nada satir, dimana setiap orang yang melewati JPO ini menurutnya harus memiliki iman, ikhsan, istiqomah, istighfar dan istkharah.
“Di bagian badan jembatan terdapat lubang-lubang gemas yang fungsinya memaksimalkan sirkulasi udara. Selain itu lubang-lubang ini juga bisa memicu detak jantung yang kemudian melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh,” ujarnya.
Lalu di bagian tiang jembatan juga ada beberapa yang sudah social distancing sembarin memperlihatkan bagaimana tiang jembatan sudah terputus dari badannya.
“Selama melakukan penyeberangan ada perasaan seperti dikelilingi malaikat. Fasilitas penyeberangan Shiratal Mustaqim ini terbuka 24 jam dan ada saja peminatnya,” ungkapnya.
Editor: Bayu Mulyana











