PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Harga gabah di tingkat petani di Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang masih di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang diberlakukan per bulan Januari 2025. Berdasarkan HPP harga gabah Rp6.500 per kilogramnya sedangkan di tingkat petani di Kecamatan Angsana berkisar Rp5.300-Rp5.500 per kilogram.
Camat Angsana Acep Jumhani mengatakan, kemarin unsur Muspika melakukan panen raya padi di Kelompok Tani Mekar Berdaya.
“Tahun ini panen padi di Angsana cukup bagus. Karena rata-rata tujuh (7) ton per hektar,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Minggu, 23 Februari 2025.
Secara produktivitas padi tujuh ton per hektar sangat bagus. Masuk dalam standar produksi padi. “Produksi bagus tapi kalau harga penjualan gabah masih di bawah standar nasional pemerintah. Kalau berdasarkan HPP itu Rp6500 per kilogram sedangkan di Angsana saat ini masih bawah harga,” katanya.
Harga gabah di tingkat petani di Kecamatan Angsana berkisar Rp5.300-Rp5.500 per kilo. “Jadi masih di bawah HPP. Hal itu karena memang gabah dibeli oleh tengkulak,” katanya.
Selain menemukan harga gabah di bawah standar, Ia bersama unsur Muspika juga melihat langsung kebun melon, tanaman cabai, palawija dan sayuran lainnya. Potensinya cukup bagus karena memang luas lahan pertanian di Kecamatan Angsana 2.255 hektar. “Tersebar di sembilan desa di Kecamatan Angsana,” katanya.
Editor: Abdul Rozak











