CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID–Musim mudik Lebaran 2025 membawa berkah bagi para pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Kota Cilegon.
Sebanyak 25 UMK binaan difasilitasi Pelindo Regional 2 Banten untuk membuka stand gratis di Pelabuhan Ciwandan.
Para pengusaha kecil ini merasakan lonjakan penjualan seiring dengan meningkatnya jumlah pemudik yang menyeberang ke Sumatera.
Program ini merupakan inisiatif Pelindo untuk membantu pemudik mendapatkan makanan dan minuman dengan mudah di buffer area sebelum memasuki kapal.
Selain itu, inisiatif ini juga bertujuan memperkenalkan kuliner khas Cilegon dan meningkatkan perekonomian masyarakat lokal.
Salah satu pelaku UMK, Martinah, pemilik usaha makanan ringan khas Banten, mengaku sangat terbantu dengan adanya stand gratis di Pelabuhan Ciwandan.
Menurutnya, penjualannya meningkat drastis dibandingkan hari biasa.
“Alhamdulillah, dagangan saya laris manis. Biasanya saya hanya jualan di rumah, tapi di sini pembeli jauh lebih banyak, apalagi menjelang berbuka puasa. Terima kasih kepada Pelindo dan Pemkot Cilegon yang sudah memberikan kesempatan ini,” ujar Martinah.
Selain Martinah, Rudi, pedagang minuman segar, juga merasakan dampak positif dari program ini.
Ia mengatakan bahwa sejak awal berjualan di pelabuhan, omzet hariannya meningkat hingga dua kali lipat.
“Banyak pemudik yang kelelahan dan butuh minuman segar. Dengan adanya stand ini, saya bisa jualan lebih banyak dari biasanya. Semoga program ini bisa terus ada setiap tahun,” harap Rudi.
General Manager Pelindo Regional 2 Banten, Benny Ariadi, menjelaskan bahwa kehadiran stand UMK ini tidak hanya untuk memberikan kenyamanan bagi pemudik, tetapi juga sebagai bentuk dukungan bagi pengusaha kecil.
“Kami ingin menjadikan Pelabuhan Ciwandan lebih dari sekadar tempat transit, tetapi juga sebagai ruang ekonomi bagi masyarakat sekitar. Dengan adanya stand UMK ini, pemudik bisa menikmati berbagai sajian khas daerah sambil mendukung usaha lokal,” ujar Benny.
Camat Ciwandan, Agus Ariadi, juga mengapresiasi langkah ini sebagai bagian dari upaya pemberdayaan UMK di Kota Cilegon.
“Saya mengapresiasi Pelindo yang telah melibatkan UMK dalam Angkutan Lebaran 2025. Ini menjadi bukti bahwa sektor usaha kecil mendapat perhatian dan kesempatan untuk berkembang,” kata Agus.
Program ini sudah berjalan sejak 24 Maret 2025 dan akan beroperasi 24 jam penuh selama arus mudik Lebaran. Pelindo juga memastikan bahwa semua UMK yang berpartisipasi memiliki kelengkapan dokumen usaha, termasuk sertifikasi halal, untuk menjamin keamanan dan kualitas produk.
Bagi para pemudik, kehadiran stand UMK ini menjadi solusi praktis untuk mendapatkan makanan dan minuman saat menunggu keberangkatan kapal.
Salah satu pemudik, Suryadi, menyampaikan apresiasinya terhadap program ini.
“Alhamdulillah, adanya stand ini sangat membantu. Tidak perlu jauh-jauh mencari makanan atau minuman, semuanya ada di sini. Semoga ke depannya lebih banyak lagi pilihan kuliner khas daerah,” ujarnya.
Dengan adanya inisiatif ini, Pelindo Regional 2 Banten berharap dapat terus memberikan manfaat nyata bagi UMK serta berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar melalui momentum Angkutan Lebaran 2025.
Reporter : Adam Fadillah
Editor: Agung S Pambudi











