PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Masjid Kuno Baitul Arsy, yang telah berdiri lebih dari 200 tahun, terletak di lereng Gunung Karang, tepatnya di Kampung Pasir Angin, Kelurahan Pagerbatu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang. Masjid ini merupakan salah satu peninggalan sejarah yang masih kokoh hingga kini.
Untuk mencapai masjid ini, jika berangkat dari pusat Kota Pandeglang, tepatnya dari Masjid Agung Ar Rahman, hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit dengan sepeda motor. Jalan menuju masjid sudah beraspal dan cukup baik, memudahkan perjalanan.
Mantan Sekda Kabupaten Serang dan putra daerah Pandeglang, Tb Entus Mahmud Sahiri, yang telah beberapa kali mengunjungi masjid ini, menyampaikan pendapatnya. “Masjid Baitul Arsy ini adalah masjid tua yang berada di Kampung Pasir Angin, Gunung Karang, Pandeglang,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Sabtu, 12 April 2025.
Masjid Baitul Arsy sudah berusia ratusan tahun, diperkirakan dibangun pada masa Kesultanan Banten, jauh sebelum Indonesia merdeka. “Tentu keberadaannya tidak hanya menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kampung Pasir Angin Pandeglang saja, tetapi juga dunia Islam pada umumnya. Karena masjid ini diperkirakan kerap menjadi tempat bermusyawarah para waliyullah dalam aktivitas penyebaran agama Islam di Banten,” lanjutnya.
Saat ini, bangunan masjid ini terdiri dari dua bagian. Bagian pertama adalah masjid tua yang dibangun dengan material kayu, baik untuk lantai panggung maupun dindingnya. “Dan bagian tambahan yang terbuat dari tembok sebagaimana bangunan kontemporer lainnya,” tambahnya.
Editor: Merwanda











