LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Film Pabrik Gula terus mencatatkan prestasi gemilang. Setelah berhasil menembus angka 4 juta penonton di Indonesia hanya dalam tiga minggu penayangan, kini film yang disutradarai Awi Suryadi tersebut mulai tayang di sejumlah bioskop di Amerika Serikat.
Film yang mengangkat kisah perjuangan buruh pabrik gula pada era kolonial Belanda ini mendapat sambutan hangat tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di kancah internasional.
Penayangan perdana di Amerika, disampaikan Awi lewat unggahan di instagramnya. “CIEE masuk bioskop Amerikaa GASS yang di Amerika buruan cek bioskop terdekat kalian & nonton Pabrik Gula,” tulis Awi di Instagramnya.
Pencapaian ini menandai langkah besar bagi perfilman Indonesia, mengingat tidak banyak film lokal yang berhasil menembus pasar Amerika secara komersial.
Dengan pencapaian penonton yang terus meningkat dan apresiasi global yang mulai berdatangan, Pabrik Gula tampaknya akan menjadi salah satu film Indonesia paling berpengaruh tahun ini.
Tentunya prestasi membanggakan ini, menjadi peluang bagi film Indonesia lainnya untuk unjuk gigi dan melebarkan sayapnya agar berprestasi di kancah film internasional.
Film horor Pabrik Gula pertama tayang pada 31 Maret 2025 di seluruh bioskop yang ada di Indonesia. Awal penayangan film ini langsung mendapat respons positif dari masyarkat.
Alur cerita yang menarik dan adegan dari para aktor yang memukau dibintangi oleh Arbani Yasiz, Ersya Aurelia, dan Erika Carlina, membuat film ini sangat disukai oleh penonton. Bahkan saat ini, film Pabrik Gula terus menembus jumlah penonton yang bertambah setalah tiga minggu penayangannya.
Diprediksi film ini, akan menjadi salah satu film yang paling sukses di Indonesia mengikuti jejak film pendahulunya yakni film horor KKN Desa Penari.
Editor: Aas Arbi











