CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon mendorong percepatan realisasi investasi pabrik PET resin milik Wankai Advanced Materials Indonesia di Kawasan Industri Krakatau (KIK).
Salah satunya dengan meminta pembayaran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dilakukan lebih awal.
Hal itu disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Aziz Setia Ade Putra, usai rapat koordinasi bersama PT Krakatau Sarana Infrastruktur (KSI), Selasa, 5 Mei 2026.
Aziz mengungkapkan, pihaknya sengaja mengundang investor, namun perwakilan Wankai tidak hadir dalam rapat tersebut.
“Kami mengundang dari KSI, karena kita undang dari Wankai tidak hadir. Tapi kami sudah konfirmasi bahwa Wankai saat ini sedang dalam tahap penyiapan lahan matang setelah dilakukan groundbreaking,” ujarnya.
Menurutnya, proyek pembangunan pabrik PET resin tersebut masih dalam proses pembayaran lahan yang dilakukan secara bertahap selama dua tahun hingga akhir 2027.
“Pembayaran memang dicicil selama dua tahun. Saat ini yang sudah dibayarkan ke KSI sekitar Rp 84 miliar dari total Rp 530,4 miliar,” katanya.
Dalam rapat tersebut, Pemkot Cilegon meminta agar BPHTB dapat dibayarkan lebih awal, meski transaksi belum lunas. Hal itu dinilai penting untuk mempercepat proses perizinan.
“Kami minta BPHTB bisa dibayarkan terlebih dahulu. Biasanya memang dibayar setelah lunas, tapi ada aturan yang memungkinkan dibayar di awal setelah ada perjanjian,” jelasnya.
Aziz menyebut, potensi penerimaan BPHTB dari proyek tersebut mencapai sekitar Rp 26 miliar.
“Kalau BPHTB sudah dibayarkan, maka proses perizinan bisa langsung dilakukan. Kami akan bantu agar investasi di Cilegon bisa lebih cepat dan lebih mudah,” tegasnya.
Ia menambahkan, percepatan perizinan menjadi krusial karena proses administrasi seperti Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) membutuhkan waktu yang tidak singkat.
“Perizinan itu butuh waktu, ada AMDAL dan lainnya. Supaya nanti saat pembayaran lunas, konstruksi bisa langsung berjalan,” pungkasnya.
Editor: Agus Priwandono











