KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Tangerang akan mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tangerang.
Dukungan tersebut muncul pada Rapat Pimpinan Kabupaten (Rapimkab) di Hotel Lemo, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang pada 22 Mei 2025.
“Alhamdulillah, kegiatan Rapimkab Kadin kemarin itu menghasilkan sejumlah point penting untuk dijalankan organisasi yang dipimpin pak Zulkarnain ini. Dimana, salah satunya adalah mendukung program MBG,” ucap Wakil Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Ketatalaksanaan Kadin Kabupaten Tangerang, H. Cecep ketika di konfigurasi melalui telepon seluler, Jumat 24 Mei 2025.
Selain itu kata H. Cecep, terdapat juga beberapa point penting selain mendukung MBG, yakni ada penyegaran dengan reshuffle pengurus Kadin agar lebih ramping namun berkualitas.
“Dan kami juga akan memperkuat sinergitas dengan pemerintah daerah guna menciptakan iklim investasi yang nyaman kondusif, supaya pertumbuhan ekonomi semakin meningkat,”ujarnya.
Dikatakan Cecep, dalam mendukung penuh program MBG di Kabupaten Tangerang. Pihaknya juga akan mendorong para pelaku UMKM yang ingin membuka dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang saat ini menurut informasi masih kurang dibanding jumlah siswa sasaran program tersebut.
“Dan setelah rapat pimpinan ini, dalam waktu dekat kami akan membentuk tim khusus untuk komunikasi dan koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) agar secara teknis lebih menguasai termasuk berapa besaran investasi yang harus dikeluarkan untuk mendirikan Dapur SPPG tersebut,”pungkas Cecep.
Sementara itu, Wakil ketua Bidang Koperasi Kadin Kabupaten Tangerang, Aban menambahkan bahwa hasil Rapimkab juga mendukung dibentuknya koperasi desa (Kopdes) Merah Putih yang saat ini dibentuk di desa kelurahan termasuk di Kabupaten Tangerang.
“Kadin telah siap bersinergi dengan pemerintah dalam upaya mendorong kemajuan Koperasi Desa Merah Putih, dan insya Allah kami akan mengisi ruang yang dibutuhkan dalam upaya peningkatan perekonomian masyarakat desa,” tutup Aban
Editor: Bayu Mulyana











