SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Rencana pembangunan Kereta Listrik (KRL) hingga ke Kota Serang ternyata masih sebuah wacana.
Awalnya, Pemkot Serang sempat menggembor-gemborkan KRL hingga ke Kota Serang bakal dibangun tahun 2026.
Namun, hal ini belum dapat dipastikan karena tidak ada nota kesepahaman (MoU) yang secara spesifik menyatakan rencana pembangunan KRL dimulai tahun depan.
MoU yang sempat ditandatangani antara Pemkot Serang dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop I pada Senin, 21 April 2025 lalu ternyata hanya berkaitan dengan pemanfaatan aset lahan milik PT KAI, bukan pembangunan jalur KRL.
Hal ini pun menimbulkan kebingungan di masyarakat, terutama di media sosial.
Ketua Satgas Percepatan Pembangunan dan Investasi Kota Serang, Wahyu Nurjamil, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa proyek KRL ke Kota Serang masih sebatas usulan. “Iya, masih wacana,” ujar Wahyu, Minggu 25 Mei 2025.
Ia menegaskan bahwa wacana tersebut merupakan bagian dari ikhtiar Pemkot. Menurut Wahyu, Walikota Serang Budi Rustandi memiliki harapan besar agar jalur KRL dapat terhubung ke Kota Serang.
“Usulan itu sah-sah saja. Namanya juga keinginan seorang pemimpin untuk memberikan akses transportasi yang lebih baik kepada masyarakatnya,” tuturnya.
Meski demikian, Wahyu menilai usulan ini merupakan kelanjutan dari gagasan yang sudah pernah muncul sejak lama.
“Pembahasan soal KRL ini sudah muncul sejak tahun 2019, bahkan dari level pemerintah provinsi hingga Kemenhub. Tapi memang sampai sekarang belum terealisasi,” katanya.
Editor: Abdul Rozak











