RADARBANTEN.CO.ID – Hari Raya Idul Adha identik dengan penyembelihan hewan kurban dan melimpahnya hidangan daging. Tapi hati-hati, mengonsumsi daging secara berlebihan tanpa pengolahan yang tepat bisa berdampak buruk bagi kesehatan.
Dikutip dari kanal YouTube DoCheck ID, ada beberapa tips konsumsi daging kurban yang sehat dan aman untuk tubuh:
1. Pilih Daging Rendah Lemak, Hindari Jeroan
Disarankan untuk memilih bagian daging yang rendah lemak seperti sengkel. Hindari bagian perut dan jeroan karena mengandung lebih banyak lemak dan kolesterol.
Biasakan pilih area daging yang kurang berlemak. Sengkel misalnya, hindari area perut apalagi jeroan.
2. Masak Daging hingga Matang, Jangan Dibakar
Pastikan daging dimasak hingga matang sempurna untuk membunuh bakteri dan parasit. Cara memasak juga berpengaruh besar terhadap kesehatan.
Menggoreng daging bisa menambah kadar lemak karena minyak, sementara membakar daging berisiko menghasilkan zat karsinogenik yang bisa memicu kanker.
3. Batasi Porsi, Seimbangkan dengan Sayuran
Mengontrol porsi makan daging kurban sangat penting. Konsumsi daging merah dan jeroan secara berlebihan bisa memicu peningkatan kolesterol dan asam urat.
Pola makan sehat dengan gizi seimbang tetap harus diterapkan, yaitu dengan membatasi makanan tinggi kolesterol dan memperbanyak konsumsi sayur serta buah-buahan.
4. Simpan Daging dengan Cara yang Tepat
Setelah menerima daging kurban, simpanlah dalam freezer dengan membaginya ke dalam porsi kecil. Cara ini menjaga kesegaran daging dan memudahkan pengolahan tanpa harus memasak semuanya sekaligus.
Gunakan kantong plastik atau wadah tertutup untuk membagi per porsi, sehingga lebih praktis saat akan dimasak.
5. Hindari Menghangatkan Masakan Bersantan
Menu khas Idul Adha seperti rendang dan gulai memang menggoda selera, tapi sebaiknya tidak dihangatkan berulang kali.
“Kalau masak pakai santan, usahakan sekali masak langsung habis. Jangan dipanaskan lagi apalagi dimasak ulang. Santannya sudah tidak sehat,” ujar narator dalam video DoCheck ID.
6. Konsultasikan bila punya penyakit penyerta
Bagi penderita penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, atau kolesterol tinggi, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menyantap daging kurban. Kemenkes menegaskan bahwa penyesuaian pola makan berdasarkan kondisi medis sangat penting guna mencegah komplikasi.
Dengan mengikuti panduan tersebut, masyarakat tetap bisa menikmati kelezatan daging kurban tanpa mengabaikan kesehatan.
Ingat, pola makan sehat adalah kunci menjaga daya tahan tubuh, terutama di masa penuh perayaan seperti Idul Adha.
Editor: Aas Arbi











