CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Dalam ajaran Islam, berbakti kepada orangtua menjadi kewajiban utama bagi setiap anak.
Orangtua memiliki jasa besar dalam kehidupan, mulai dari melahirkan, merawat, hingga mendidik anak hingga dewasa.
Tidak heran jika dalam Al-Qur’an, Allah Swt secara tegas memerintahkan untuk tidak berkata kasar atau menyakiti hati orangtua, baik saat mereka hidup maupun telah tiada.
Imam Al-Ghazali, salah satu ulama besar dalam Islam, merinci tujuh adab anak kepada orangtua dalam karyanya “Al-Adab fi Din”.
Adab ini menjadi tuntunan akhlak yang harus dijaga dalam berinteraksi dengan kedua orangtua.
Dilansir dari NU Online, berikut tujuh adab anak kepada orangtua, dijelaskan dalam kitab Imam Al-Ghazali:
1. Mendengarkan kata-kata orangtua.
Seorang anak harus menyimak dengan penuh perhatian saat orangtua berbicara, terutama ketika mereka memberikan nasihat.
Jika perlu menyela, harus dengan sopan dan permohonan izin.
2. Berdiri ketika orangtua berdiri.
Tindakan ini menunjukkan sikap hormat dan kesiapan membantu.
Bila orangtua berdiri atau duduk, anak disarankan mengikuti sebagai bentuk etika dan penghargaan.
3. Mematuhi perintah orangtua.
Perintah orangtua harus ditaati selama tidak bertentangan dengan syariat.
Bila tak mampu melaksanakannya, anak harus menjelaskan dengan sopan dan memberikan solusi.
4. Segera memenuhi panggilan orangtua.
Ketika orangtua memanggil, anak dianjurkan segera menjawab. Bahkan, dalam kondisi tertentu, seperti salat sunnah, diperbolehkan membatalkan salat demi menjawab panggilan.
5. Merendah dan tidak menyusahkan orangtua.
Anak dianjurkan untuk selalu rendah hati dan penuh kasih sayang.
Jangan sampai membebani orangtua dengan tuntutan di luar kemampuan mereka, baik fisik maupun finansial.
6. Tidak mudah lelah dalam berbakti.
Anak harus selalu bersemangat melayani dan membahagiakan orangtua. Ingat bahwa dahulu, orangtua merawat anak tanpa kenal lelah.
7. Tidak memandang curiga dan tidak membangkang.
Berprasangka baik harus dikedepankan.
Jika ada hal yang tidak dipahami, bertanyalah dengan sopan.
Membangkang kepada orangtua termasuk perbuatan dosa yang besar.
Ketujuh adab tersebut merupakan bentuk nyata dari akhlakul karimah yang diajarkan Islam.
Semakin dewasa seorang anak, seharusnya semakin dalam pula pemahamannya terhadap jasa dan pengorbanan orangtua.
Berbakti kepada orangtua bukan hanya bentuk rasa terima kasih, tetapi juga jalan menuju keberkahan hidup.
Seperti sabda Nabi Muhammad SAW, “Ridha Allah tergantung pada ridha orangtua, dan murka Allah tergantung pada murka orangtua.” (HR. Tirmidzi).
Editor: Agus Priwandono











