CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) mengumumkan kelanjutan tahapan start-up pabrik petrokimia mereka dengan kegiatan pembakaran gas atau flaring yang dijadwalkan berlangsung selama satu minggu ke depan, mulai Jumat, 20 Juni 2025.
Pemberitahuan tersebut disampaikan manajemen PT LCI melalui surat resmi yang ditujukan kepada publik dan pemangku kepentingan. Dalam surat itu, perusahaan menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat selama proses start-up yang saat ini masih berlangsung.
General Manager HSE PT LCI, Sugeng Priyanto menjelaskan, flaring merupakan proses pembakaran gas sisa produksi yang tidak dapat dimanfaatkan dan dilakukan melalui cerobong khusus (flare stack). Proses ini merupakan bagian dari sistem pengamanan dan pengelolaan gas yang dilakukan secara terkendali dan sesuai dengan standar industri petrokimia global.
“Flaring bukan merupakan indikasi adanya bahaya. Ini adalah mekanisme yang umum dilakukan di industri petrokimia dan migas, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia,” demikian penjelasan resmi dari PT LCI.
Lebih lanjut, dalam masa start-up pabrik, aktivitas pembakaran tersebut memang mungkin berlangsung lebih lama hingga sistem produksi mencapai kondisi operasi normal. Karena itu, masyarakat di sekitar kawasan industri diminta untuk tetap tenang dan tidak khawatir jika melihat atau mendengar aktivitas pembakaran dari cerobong pabrik selama periode tersebut.
PT LCI juga menegaskan komitmennya terhadap kepatuhan terhadap peraturan lingkungan hidup, standar keselamatan kerja, serta prinsip transparansi dalam operasional perusahaan. Mereka menyatakan akan terus mengedepankan keselamatan dan kenyamanan warga sekitar dalam setiap tahap kegiatan.
“Dengan segala kerendahan hati, kami memohon maaf apabila selama proses ini terdapat ketidaknyamanan bagi masyarakat sekitar. Kami sangat menghargai pengertian dan dukungan yang telah diberikan,” tutup Sugeng dalam surat pemberitahuan tersebut.
Editor: Bayu Mulyana











