SERANG, RADARBANTEN.CO.ID-Panitia Khusus (Pansus) Rencana Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Banten 2025-2029 DPRD Banten saat ini masih menyisir progam dari para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Banten.
Penyisiran program dilakukan guna memastikan program dan rencana kerja strategis dari para OPD dapat sesuai dengan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Banten.
Ketua Pansus RPJMD DPRD Banten M Nizar mengatakan, visi misi dari Gubernur dan Wakil Gubernur Banten untuk menjadikan Banten Maju, Adil Merata dan Tidak Korupsi menjadi landasan penyusunan RPJMD ini. Makanya, program dari para OPD harus sesuai dengan visi misi itu.
“RPJMD ini mengacu pada visi misi juga RPJMN dari Presiden Prabowo Subianto, makanya setiap program harus sesuai dengan visi misi itu,” ujar Nizar, Minggu 29 Juni 2025.
DPRD Banten sendiri sudah melakukan rapat koordinasi dengan seluruh OPD di lingkungan Pemprov Banten beberapa hari yang lalu. Hasilnya, DPRD masih menemukan program dan renstra yang tidak jauh dari visi misi itu.
Pihaknya pun meminta kepada OPD bersangkutan untuk melakukan evaluasi. Sebab, Gubernur Banten sendiri telah menegaskan, jika setiap program yang dibiayai oleh APBD Banten haruslah menyasar secara langsung kebutuhan masyarakat, baik itu penguatan Sumber Daya Manusia (SDM), pembangunan infrastruktur, maupun pemerataan akses pendidikan dan kesehatan bagi setiap warga Banten.
“RPJMD ini menjadi sebuah asa bagi kami untuk bagaimana memenuhi kebutuhan masyarakat yaitu untuk bisa makan, mendapatkan akses pendidikan, kesehatan dan untuk bisa bekerja,” katanya.
“Kami tidak mau program anggaran ini cuman dikarang-karang, seperti hanya sosialisasi narasumber saja, tidak. Kami ingin program efektif untuk meningkatkan empat besar kebutuhan masyarakat tadi,” tegasnya.
Nizar memastikan pembahasan RPJMD dilakukan secara terbuka dan transparan. Pihaknya akan membuka dokumen tersebut kepada publik setelah ditetapkan di rapat paripurna.
“InsyaAllah akhir bulan selesai, karena kita punya agenda besar lainnnya yakni pembasan anggaran perubahan APBD 2025,” tuturnya.
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Agung S Pambudi











