JAKARTA, RADARBANTEN.CO.ID – PT Infiniti Triniti Jaya atau Infiniti Realty melalui Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) Serang, Banten, kembali membuat prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dari Indonesia Property&Bank Award (IPBA) ke-XIX Tahun 2025 yang digelar di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Rabu 25 Juni 2025.
Kategori yang diraih Perumahan MGK Serang adalah kategori Pengembang Perumahan Subsidi dengan Reputasi Terbaik dengan Mengutamakan Keberlanjutan (sustainability).
Dalam malam anugerah yang bertema “Akselerasi Pembangunan Untuk Kesejahteraan Rakyat Menuju Indonesia Emas 2025”, Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP), Bapak Maruarar Sirait yang akrab disapa Ara, juga menekankan bahwa sesuai amanah Presiden Prabowo Subianto, rumah subsidi harus dibangun dengan kualitas yang baik.
Dalam kata sambutannya, Ara memberi tantangan kepada seluruh pengembang yang hadir. “Tahun depan, saya akan memberikan penghargaan berupa hadiah umrah bagi pengembang yang paling banyak membangun rumah subsidi dan dengan kualitas yang baik,”tegas Ara.
Direktur Utama PT Infiniti Triniti Jaya, Samuel S. Huang menyampaikan rasa syukur atas anugerah yang diterima sebagai pengembang rumah bersubsidi dengan reputasi terbaik dan mengedepankan konsep hijau yang berkelanjutan. Perumahan MGK ini adalah perumahan subsidi pertama di Indonesia yang mengantongi sertifikat Bangunan Gedung Hijau (BGH) Predikat Utama dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
“Kami sangat bersyukur kepada Tuhan dapat menerima penghargaan Indonesia Property&Bank Award yang langsung diserahkan oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Bapak Maruarar Sirait. Beliau merasa senang dan memberi apresiasi, sekaligus berpesan agar kami terus membangun lebih banyak rumah subsidi dengan kualitas yang baik,” ungkap Bendahara Umum DPP Realestat Indonesia (REI) tersebut.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya atas semua kerja keras dan perjuangan Pak Menteri Ara mendukung program Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam pembangunan dan atau merenovasi 3 juta rumah,”tambah Samuel.
Saat ini kuota Rumah Subsidi mencapai 350.000 unit, ini merupakan kuota Rumah Subsidi terbanyak sepanjang sejarah Indonesia. Biaya BPHTB dan PBG juga sudah gratis.
Editor: Abdul Rozak











