PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID–
Para pengguna jalan mengeluhkan kemacetan di ruas Jalan Mengger-Pandeglang, tepatnya di Desa Sukasari, Kecamatan Kaduhejo, Pandeglang, Banten. Kemacetan ‘horor’ itu disebabkan karena adanya pembangunan Jembatan Cirokoy.
Dari pantauan radarbanten.co.id di lapangan, arus kendaraan tersendat karena pengendara harus memperlambat laju saat melintasi area proyek.
Sistem buka tutup yang diterapkan membuat antrean kendaraan tak terhindarkan, terutama saat jam sibuk
Berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek pembangunan Jembatan Cirokoy ditargetkan rampung pada Oktober 2025. Hingga kini, pekerjaan masih terus berlangsung di lapangan.
Salah satu pengemudi, Dadan mengatakan kemacetan makin parah saat jam berangkat dan pulang kerja. Ia menyebut kondisi ini merugikan para pengemudi, terutama angkutan umum.
“Biasanya bisa dua rit, sekarang cuma satu rit karena buka tutup jalur di lokasi proyek. Macet tiap hari, jelas merugikan,” kata Dadan, Selasa 15 Juli 2025.
Menurutnya, sistem buka tutup yang diterapkan di lokasi pembangunan tersebut, sebaiknya diatur ulang agar tidak menimbulkan antrean panjang.
“Kalau ditutup terlalu lama, macetnya bisa sampai belasan kilometer. Harusnya pelaksana lebih proporsional,” tambahnya.
Keluhan serupa disampaikan Dimas, pengendara lainnya yang setiap hari melintasi jalan tersebut.
“Ampun deh, berangkat dan pulang kerja selalu kena macet. Gara-gara proyek jembatan di Rokoy dan Mengger itu,” ucapnya.
“Petugasnya juga harus terampil mengatur arus lalu lintas buka tutup jalan agar tertib dan adil, minimal harus dibekali perangkat komunikasi atau Handy Talky,” sambungnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek pembangunan dua jembatan di jalan nasional tersebut belum memberikan keterangan terkait penanganan dampak kemacetan.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Agung S Pambudi











