SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sedikitnya terdapat 43 Kepala Keluarga (KK) di Provinsi Banten mengikuti program transmirgasi dari Kementerian Transmirgasi (Kementrans) ke luar Provinsi Banten di tahun 2025 ini.
Diketahui, transmirgasi merupakan program Kementrans yang bertujuan dalam mengurangi kepadatan penduduk di daerah padat seperti Jawa, Bali, dan Madura, dengan memindahkannya ke daerah yang lebih jarang penduduk di luar pulau tersebut.
Selain itu, program ini juga memberikan kesempatan kepada warga untuk memperoleh lahan garapan, pekerjaan, dan kehidupan yang lebih baik di daerah tujuan transmigrasi.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten Septo Kalnadi mengatakan, Pemprov Banten sudah memiliki kerjasama dengan beberapa daerah tujuan transmigrasi mulai Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan dan Tengah.
“Kemarin kita sudah lakukan kerjasama dengan Sulbar untuk memberangkatkan 11 KK,” kata Septo, Selasa 29 Juli 2025.
Selain itu, pihaknya juga mulai menjajaki kerjasama dengan daerah Kalimantan Tengah. Dirinya berharap dengan adanya program transmirgasi ini akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sebelumnya, Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, Pemprov Banten sangat mendukung adanya program transmirgasi baik itu Translokal maupun Transmirgasi Patriot yang diusung oleh Kementrans.
Yang mana, Translokal sendiri merupakan perpindahan penduduk dari satu daerah ke daerah lain yang masih dalam satu Provinsi atau Pulau. Sedangkan Transmigrasi Patriot merupakan program transmigrasi yang bertujuan untuk pemerataan kesejahteraan masyarakat ke luar pulau.
“Transmigrasi kini sudah bertransformasi, dari program untuk memindahkan penduduk, kini menjadi memindahkan kesejahteraan penduduk. Tentu kita berharap dampak positif dari program ini,” pungkasnya.
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Agung S Pambudi











