CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID–Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon mulai membedah Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) 2026.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh program prioritas, khususnya janji kampanye Wali Kota, masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun depan.
Pembahasan RKA digelar di Ruang Rapat Wali Kota Cilegon, Senin 11 Agustus 2025. Rapat dipimpin langsung Wali Kota Cilegon, Robinsar, dan dihadiri Sekda Maman Mauludin, Asisten Daerah (Asda) I, II, III, Kepala Dinas Kesehatan, serta sejumlah kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT).
Robinsar menegaskan, pembahasan dilakukan secara detail, membedah setiap program yang diusulkan oleh organisasi perangkat daerah (OPD). Tujuannya, agar hanya program prioritas yang mendapat alokasi anggaran.
“Kita ingin memastikan pertama program prioritas harus dimasukkan, yang kedua kita mengevaluasi program yang dalam tanda kutip tidak penting agar dihapus diganti dengan yang lebih penting,” kata Robinsar kepada Radar Banten.
Ia menjelaskan, pembahasan dimulai dari OPD dengan anggaran besar. Hari ini, pihaknya memprioritaskan Dinas Kesehatan, dilanjutkan dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) pada malam atau esok pagi.
“Tadi kita baru bahas puskesmas, jadi hari ini puskesmas ini sedang kita data semua kebutuhan puskesmas nya supaya semuanya bisa melayani 24 jam,” ujarnya.
Menurut Robinsar, layanan puskesmas di Cilegon memang sudah berjalan 24 jam. Namun, sejumlah fasilitas dinilai belum memadai.
“Pelayanannya memang sudah 24 jam, hanya ada fasilitas yang memang belum memadai, dalam tanda kutip masih menggunakan bangunan apa untuk apa,” tuturnya.
Reporter : Adam Fadillah
Editor: Agung S Pambudi











