KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Komitmen sosial Sinar Mas Land kembali ditunjukkan lewat penyaluran bantuan pendidikan senilai Rp 300 juta kepada ratusan penerima manfaat yang tinggal di sekitar proyek pengembangan perusahaan di wilayah Tangerang Selatan dan sekitarnya.
Melalui Program Bantuan Pendidikan 2025, sebanyak 306 penerima manfaat dari berbagai kalangan merasakan langsung dukungan yang menyasar peningkatan kualitas pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Mereka terdiri dari anak-anak karyawan non-staff, siswa PAUD, guru, tenaga pendidik, penggerak pendidikan, hingga anak-anak petani binaan CSR Sinar Mas Land.
Managing Director President Office Sinar Mas Land, Dony Martadisata, menegaskan bahwa program ini selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) dan menjadi wujud nyata komitmen perusahaan dalam membangun masa depan melalui pendidikan.
“Pendidikan merupakan fondasi penting untuk meningkatkan kualitas hidup dan membangun masa depan yang berkelanjutan. Program Bantuan Pendidikan 2025 ini sejalan dengan SDGs tentang pendidikan inklusif dan berkualitas. Peningkatan penerima manfaat sebesar 7 persen tahun ini menjadi bukti komitmen kami untuk terus memperluas dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya dalam keterangan pers, Selasa 19 Agustus 2025.
Kegiatan ini juga diisi dengan Workshop Parenting bertema “Semangat 45 dari Meja Belajar”, dibawakan oleh Psikolog Pendidikan Arfilla Ahad Dori, M.Psi. Workshop tersebut membekali para orang tua dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mendampingi anak belajar dan membangun karakter sejak dini.
Tak hanya menyentuh sektor pendidikan, Sinar Mas Land juga aktif di bidang lingkungan. Melalui program Plastic to Food dan Plastic to Book yang dijalankan di kawasan Pagedangan, Cisauk, dan Serpong, masyarakat diajak menukar sampah plastik dengan sembako atau buku bacaan, sebagai bagian dari upaya mengurangi limbah sekaligus memperkuat literasi.
Dengan keberlanjutan program semacam ini, Sinar Mas Land terus mempertegas perannya sebagai pelaku usaha yang tak hanya membangun fisik kota, tetapi juga mendorong kualitas sumber daya manusia di lingkungannya.
Editor : Merwanda











