KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Binas Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang saat ini terus berupaya dalam melakukan penanganan banjir secara struktural di wilayah Kabupaten Tangerang.
Dimana, DBMSDA tengah melakukan normalisasi sungai dan situ atau danau dengan melakukan pembangunan stasiun pompa banjir dan pembangunan polder atau kolam retensi tandon.
Hal tersebut seperti saat ini tengah dilakukan pembangunan Tandon Sudirman, Kecamatan Tigaraksa dan Polder Cibadak Kecamatan Cikupa.
“Alhamdulillah, dalam penanganan banjir di Kabupaten Tangerang kami juga tengah melakukan normalisasi sungai dan situ atau danau. Selain itu kami juga melakukan pembangunan stasiun pompa banjir dan pembangunan polder atau kolam retensitandon seperti Tandon Sudirman di Kecamatan Tigaraksa dan Polder Cibadak Kecamatan Cikupa,”kata Kepala Dinas DBMSDA Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah kepada RADARBANTEN, Selasa 16 September 2025.
Selain itu, Iwan juga menjelaskan bahwa pihaknya juga akan melakukan upaya lain yang dilakukan untuk jangka pendek seperti melakukan normalisasi dan pembangunan tanggul sungai pada saluran pembuang pada area-area yang menjadi titik banjir dan genangan.
Dimana, pihaknya juga membangun tambahan stasiun pompa banjir sebanyak 3 unit. Yang di mana 2 unit pembangjnan pada tasiun pompa Salembaran Jati, Kecamatan Kosambi dan 1 unit Pompa lagi di jalan Mataram, Kecamatan Kelapa Dua.
“Sehingga total menjadi 15 stasiun pompa banjir,” ucapnya.
Iwan juga menerangkan, untuk penanganan darurat oleh DBMSDA apabila diperlukan di lokasi banjir yang berdampak langsung pada keselamatan masyarakat.
“Nah, kami juga bekerja sama dengan Kodim 0510 Tigaraksa untuk melakukan kegiatan karya bakti dalam menormalisasi sungai-sungai yang menjadi penyebab banjir,” terang Iwan.
Untuk jangka menengah kata Iwan, pihaknya juga akan melakukan pembangunan Kolam Retensi Solear pada tahun 2027.
Selain itu, pemerintah Provinsi Banten juga akan melakukan pembangunan Kolam Retensi Aryana pada tahun 2026 esok.
“Nah, kami juga akan melanjutkan kerjasama dengan Kodim 0510 Tigaraksa untuk melanjutkan normalisasi yang berkelanjutan,” ungkap Iwan.
Iwan menuturkan, untuk jangka panjang pihaknya tengah melakukan penyediaan kolam retensi atau polder tandon pada area rawan banjir terutama di perkotaan dengan terlebih dahulu mengadakan pengadaan lahan oleh Dinas Perumahan dan Pemukiman.
Selanjutnya kata Iwan, pihaknya juga bersinergi dengan dinas-dinas terkait seperti Dinas Tata Ruang, DPMPTSP, Satpol PP, Dinas Perumahan dan Permukiman, Dinas PUPR Provinsi Banten, BBWS C2 dan BBWS C3 dalam rangka penanganan banjir secara terpadu.
“Secara bertahap kami juga membangun tanggul sungai/saluran pembuang yang menjadi penyebab banjir,” jelasnya.
Iwan mengutarakan, pemerintah Kabupaten Tangerang tengah melakukan penanganan banjir non struktural dengan menggagas MoU penanganan banjir lintas kewenangan dengan Pemerintah Provinsi Banten dan Kementerian PU.
“Nah, hal tersebut supaya penanganan banjir dapat dilaksanakan bersama-sama melibatkan berbagai pihak,” pungkas Iwan.
Editor: Bayu Mulyana











