slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Utama

Banten Tancap Gas Reformasi Birokrasi, Transformasi Digital Mengubah ASN Jadi Produktif

AdityaRamadhan by AdityaRamadhan
14-10-2025 21:17:22
in Utama
Banten Tancap Gas Reformasi Birokrasi, Transformasi Digital Mengubah ASN Jadi Produktif

Bara Hudaya, S.E., M.Si, selaku Project Leader dan Kepala Bagian Reformasi Birokrasi dan Akuntabilitas Kinerja.

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Biro Organisasi dan Reformasi Birokrasi (ORB) melakukan Sosialisasi secara resmi dan meluncurkan pilot project sistem kerja digital bernama Sistem Pelaporan dan Integrasi Kerja ASN Provinsi Banten (SIPINTER-Kerja) Banten. Proyek ini merupakan terobosan inovatif untuk mengatasi tantangan Reformasi Birokrasi (RB) dengan mengubah pola kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) agar lebih efisien, transparan, dan berbasis hasil.
Bara Hudaya, S.E., M.Si, selaku Project Leader dan Kepala Bagian Reformasi Birokrasi dan Akuntabilitas Kinerja, menjelaskan bahwa proyek ini berakar pada isu utama yaitu belum optimalnya penerapan sistem kerja ASN berbasis digital di lingkungan Pemprov Banten. Isu ini menjadi prioritas utama karena memiliki tingkat urgensi, keseriusan, dan potensi dampak yang paling tinggi jika tidak segera diselesaikan. “Penggunaan aplikasi SIPINTER-Kerja ini adalah wujud implementasi konkret dari Peraturan Gubernur Nomor 19 Tahun 2023 tentang Sistem Kerja,” ujar Bara.
“Kami mentransformasi proses kerja yang semula lambat dan manual didominasi kertas kerja dan penilaian sumatif, menjadi sistem real-time dan paperless, di mana kinerja diukur secara individu dari hasil dan dampak (output-outcome) bukan sekadar aktivitas. SIPINTER, bekerja mengusung tagline Merekam Kerja, Mengukur Kinerja dan dirancang sebagai instrumen pengaturan, pelaksanaan, dan pengendalian kinerja pegawai,” ujarnya.
Transformasi ini sangat mendesak mengingat kondisi birokrasi yang masih menghadapi resistensi pegawai, dan pola kerja konvensional yang menghambat efisiensi. Jika masalah ini tidak diatasi, dampaknya adalah proses kerja yang lambat, kurangnya transparansi, dan kualitas pelayanan publik yang rendah. Karena akhirnya akan menghambat pencapaian target reformasi birokrasi tematik peningkatan investasi.

Pencapaian Awal (Quick Wins) yang Konkret
Dalam tahap awal ini (pilot project) di Biro ORB, proyek ini telah menunjukkan quick wins yang signifikan: Peningkatan Efisiensi: Proses pengumpulan data kinerja harian yang semula memakan waktu 1-2 hari (manual/spreadsheet) kini menjadi otomatis dan real-time. Hal ini secara langsung menyediakan data akurat bagi pimpinan sebagai dasar pengambilan keputusan.
Kesiapan Regulasi: Tim telah berhasil menyusun dan mengesahkan 8 Standar Operasional Prosedur (SOP) penggunaan Sistem Kerja Digital ASN sebagai panduan resmi. SOP ini menjamin pola kerja, pelaporan, dan monitoring seragam.
Terbangunnya Sistem Digitalisasi Sistem Kerja (Pilot Project SIPINTER-Kerja) di Biro ORB: Aplikasi awal telah dirancang dan diimplementasikan terbatas di internal Biro ORB.
Penguatan Akuntabilitas: Mendukung penguatan akuntabilitas kinerja perangkat daerah. Dukungan teknis untuk proyek ini terjamin dengan adanya persetujuan dari Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Provinsi Banten (Diskominfo) untuk pengembangan Sistem Kerja Terintegrasi. Tim efektif dan tim pelaksana yang solid, melibatkan perwakilan dari Biro ORB, Diskominfo, dan Bapeda, telah dibentuk untuk memastikan kolaborasi lintas fungsi berjalan efektif.
“Sistem ini diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi internal ASN, tetapi juga secara tidak langsung meningkatkan kualitas pelayanan publik sebagai dampak dari perbaikan tata kelola pemerintahan yang lebih adaptif, akuntabel, dan kolaboratif. Perbaikan ini akan mempercepat capaian Reformasi Birokrasi, termasuk mendukung keberhasilan RB Tematik Peningkatan Investasi dan Digitalisasi Pemerintahan,” ungkapnya.
Proyek ini telah sukses mencapai milestone jangka pendek, memberikan fondasi kokoh untuk rencana replikasi sistem kerja digital ke Perangkat Daerah Strategis lainnya di Provinsi Banten pada tahap jangka menengah.
Setelah sukses di Biro ORB, fokus berikutnya adalah ekspansi penerapan ke Perangkat Daerah strategis, yaitu Inspektorat, Bapeda, dan Diskominfo. Tujuan jangka menengah adalah meningkatkan akuntabilitas dan efisiensi kinerja ASN, serta membangun budaya kerja digital dan kolaboratif.
Secara jangka panjang, targetnya adalah Terwujudnya sistem kerja ASN berbasis digital secara menyeluruh di seluruh PD Provinsi Banten. Transformasi ini akan mendorong terciptanya budaya kerja birokrasi yang produktif, adaptif, dan transparan , yang merupakan kunci dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani sesuai prinsip zona integritas.

Baca Juga :

Duh! Sungai Cibanten Dipenuhi Sampah Lagi

Cegah Kebocoran Penerimaan PAD, Wakil Ketua DPRD Banten Mendorong Evaluasi PAD dan BUMD

Sekolah Gratis di Banten Diikuti oleh 7.000 Siswa Kurang Mampu

Bapenda Banten : Pajak Kendaraan Kembali ke Masyarakat dalam Bentuk Pembangunan

Judul: Banten Tancap Gas Reformasi Birokrasi: Transformasi Digital Mengubah ASN Jadi Produktif dan Akuntabel
Serang, 9 Oktober 2025 – Pemerintah Provinsi Banten melalui Biro Organisasi dan Reformasi Birokrasi (ORB) melakukan Sosialisasi secara resmi dan meluncurkan pilot project sistem kerja digital bernama Sistem Pelaporan dan Integrasi Kerja ASN Provinsi Banten (SIPINTER-Kerja) Banten. Proyek ini merupakan terobosan inovatif untuk mengatasi tantangan Reformasi Birokrasi (RB) dengan mengubah pola kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) agar lebih efisien, transparan, dan berbasis hasil.
Bara Hudaya, S.E., M.Si, selaku Project Leader dan Kepala Bagian Reformasi Birokrasi dan Akuntabilitas Kinerja, menjelaskan bahwa proyek ini berakar pada isu utama yaitu belum optimalnya penerapan sistem kerja ASN berbasis digital di lingkungan Pemprov Banten. Isu ini menjadi prioritas utama karena memiliki tingkat urgensi, keseriusan, dan potensi dampak yang paling tinggi jika tidak segera diselesaikan.
“Penggunaan aplikasi SIPINTER-Kerja ini adalah wujud implementasi konkret dari Peraturan Gubernur Nomor 19 Tahun 2023 tentang Sistem Kerja,” ujar Bara. “Kami mentransformasi proses kerja yang semula lambat dan manual—didominasi kertas kerja dan penilaian sumatif—menjadi sistem real-time dan paperless, di mana kinerja diukur secara individu dari hasil dan dampak (output-outcome) bukan sekadar aktivitas”. SIPINTER-Kerja mengusung tagline “Merekam Kerja, Mengukur Kinerja,” dan dirancang sebagai instrumen pengaturan, pelaksanaan, dan pengendalian kinerja pegawai.
Transformasi ini sangat mendesak mengingat kondisi birokrasi yang masih menghadapi resistensi pegawai, dan pola kerja konvensional yang menghambat efisiensi. Jika masalah ini tidak diatasi, dampaknya adalah proses kerja yang lambat, kurangnya transparansi, dan kualitas pelayanan publik yang rendah, yang pada akhirnya akan menghambat pencapaian target Reformasi Birokrasi Tematik Peningkatan Investasi.
Pencapaian Awal (Quick Wins) yang Konkret
Dalam tahap awal ini (pilot project) di Biro ORB, proyek ini telah menunjukkan quick wins yang signifikan:
Peningkatan Efisiensi: Proses pengumpulan data kinerja harian yang semula memakan waktu 1-2 hari (manual/spreadsheet) kini menjadi otomatis dan real-time. Hal ini secara langsung menyediakan data akurat bagi pimpinan sebagai dasar pengambilan keputusan.
Kesiapan Regulasi: Tim telah berhasil menyusun dan mengesahkan 8 Standar Operasional Prosedur (SOP) penggunaan Sistem Kerja Digital ASN sebagai panduan resmi. SOP ini menjamin pola kerja, pelaporan, dan monitoring seragam.
Terbangunnya Sistem Digitalisasi Sistem Kerja (Pilot Project SIPINTER-Kerja) di Biro ORB: Aplikasi awal telah dirancang dan diimplementasikan terbatas di internal Biro ORB.
Penguatan Akuntabilitas: Mendukung penguatan akuntabilitas kinerja perangkat daerah.
Dukungan teknis untuk proyek ini terjamin dengan adanya persetujuan dari Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Provinsi Banten (Diskominfo) untuk pengembangan Sistem Kerja Terintegrasi. Tim efektif dan tim pelaksana yang solid, melibatkan perwakilan dari Biro ORB, Diskominfo, dan Bapeda, telah dibentuk untuk memastikan kolaborasi lintas fungsi berjalan efektif.
Sistem ini diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi internal ASN, tetapi juga secara tidak langsung meningkatkan kualitas pelayanan publik sebagai dampak dari perbaikan tata kelola pemerintahan yang lebih adaptif, akuntabel, dan kolaboratif. Perbaikan ini akan mempercepat capaian Reformasi Birokrasi, termasuk mendukung keberhasilan RB Tematik Peningkatan Investasi dan Digitalisasi Pemerintahan.
Proyek ini telah sukses mencapai milestone jangka pendek, memberikan fondasi kokoh untuk rencana replikasi sistem kerja digital ke Perangkat Daerah Strategis lainnya di Provinsi Banten pada tahap jangka menengah.
Rencana Jangka Menengah dan Jangka Panjang
Setelah sukses di Biro ORB, fokus berikutnya adalah ekspansi penerapan ke Perangkat Daerah strategis, yaitu Inspektorat, Bapeda, dan Diskominfo. Tujuan jangka menengah adalah meningkatkan akuntabilitas dan efisiensi kinerja ASN, serta membangun budaya kerja digital dan kolaboratif.
Secara jangka panjang, targetnya adalah Terwujudnya sistem kerja ASN berbasis digital secara menyeluruh di seluruh PD Provinsi Banten. Transformasi ini akan mendorong terciptanya budaya kerja birokrasi yang produktif, adaptif, dan transparan , yang merupakan kunci dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani sesuai prinsip Zona Integritas.

Tags: biro organisasiGubernur BantenPemprov BantenSIPINTER
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pembangunan Jalan di Desa Cikedung Diproyeksikan Dilakukan Bertahap

Next Post

Ratusan Pelaku UMKM di Pandeglang Dapat Pelatihan Pemasaran Produk Digital

Related Posts

Duh! Sungai Cibanten Dipenuhi Sampah Lagi
Kota Serang

Duh! Sungai Cibanten Dipenuhi Sampah Lagi

by Nahrul Muhilmi
Jumat, 5 Juni 2026 09:20

Tumpukan sampah menghambat aliran Sungai Cibanten. (Foto: Nahrul Muhilmi)

Read moreDetails

Cegah Kebocoran Penerimaan PAD, Wakil Ketua DPRD Banten Mendorong Evaluasi PAD dan BUMD

Sekolah Gratis di Banten Diikuti oleh 7.000 Siswa Kurang Mampu

Bapenda Banten : Pajak Kendaraan Kembali ke Masyarakat dalam Bentuk Pembangunan

Serapan APBD Banten Rendah, Fraksi PDIP DPRD Banten Singgung Pendapatan Daerah

Hari Lahir Pancasila 2026, Andra Soni Tegaskan Kebijakan Publik Harus Berlandaskan Nilai Pancasila

Gelar Tabuh Bedug ke-35 Diapresiasi Bupati Tangerang dan Gubernur Banten

Pemkot Serang Siap Bawa Sengketa Aset dengan Pemkab Serang ke DPOD yang Dipimpin Wapres RI

Serapan APBD Banten Rendah, Fraksi PKS Minta OPD Kerja Lebih Serius

Sengketa Aset Pemkot Serang dan Pemkab Serang Berpotensi Dibawa ke DPOD

Next Post
Ratusan Pelaku UMKM di Pandeglang Dapat Pelatihan Pemasaran Produk Digital

Ratusan Pelaku UMKM di Pandeglang Dapat Pelatihan Pemasaran Produk Digital

Upaya Penutupan Jalan Serpong–Parung Jalan Terus, BRIN Akan Berkoordinasi dengan Pemkot Tangsel dan Pemkab Bogor

Upaya Penutupan Jalan Serpong–Parung Jalan Terus, BRIN Akan Berkoordinasi dengan Pemkot Tangsel dan Pemkab Bogor

PGRI Lebak Berikan Dukungan terhadap Kepsek SMAN 1 Cimarga

PGRI Lebak Berikan Dukungan terhadap Kepsek SMAN 1 Cimarga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Penyidikan Kasus dr Richard Lee Rampung, Kejati Banten: Terancam Pidana 12 Tahun Penjara 

Penyidikan Kasus dr Richard Lee Rampung, Kejati Banten: Terancam Pidana 12 Tahun Penjara 

Jumat, 5 Juni 2026 10:43
Operasi Patuh Maung 2026 Bakal Digelar, Polda Banten dan Jajaran Utamakan Penindakan Lewat ETLE

Operasi Patuh Maung 2026 Bakal Digelar, Polda Banten dan Jajaran Utamakan Penindakan Lewat ETLE

Jumat, 5 Juni 2026 09:49
Perkuat Pendidikan Berstandar Global, Universitas Esa Unggul Resmikan International College di Global Innovation Hub

Perkuat Pendidikan Berstandar Global, Universitas Esa Unggul Resmikan International College di Global Innovation Hub

Jumat, 5 Juni 2026 09:39
Ditsamapta Polda Banten Perbaiki Jembatan Merah Putih, Kepedulian Polri terhadap Masyarakat

Ditsamapta Polda Banten Perbaiki Jembatan Merah Putih, Kepedulian Polri terhadap Masyarakat

Jumat, 5 Juni 2026 09:34
Duh! Sungai Cibanten Dipenuhi Sampah Lagi

Duh! Sungai Cibanten Dipenuhi Sampah Lagi

Jumat, 5 Juni 2026 09:20
Polresta Serang Kota Bongkar Produsen Tembakau Gorila, Lima Pelaku Ditangkap 

Polresta Serang Kota Bongkar Produsen Tembakau Gorila, Lima Pelaku Ditangkap 

Jumat, 5 Juni 2026 08:37
Penyidikan Kasus dr Richard Lee Rampung, Kejati Banten: Terancam Pidana 12 Tahun Penjara 

Penyidikan Kasus dr Richard Lee Rampung, Kejati Banten: Terancam Pidana 12 Tahun Penjara 

Jumat, 5 Juni 2026 10:43
Operasi Patuh Maung 2026 Bakal Digelar, Polda Banten dan Jajaran Utamakan Penindakan Lewat ETLE

Operasi Patuh Maung 2026 Bakal Digelar, Polda Banten dan Jajaran Utamakan Penindakan Lewat ETLE

Jumat, 5 Juni 2026 09:49
Perkuat Pendidikan Berstandar Global, Universitas Esa Unggul Resmikan International College di Global Innovation Hub

Perkuat Pendidikan Berstandar Global, Universitas Esa Unggul Resmikan International College di Global Innovation Hub

Jumat, 5 Juni 2026 09:39
Ditsamapta Polda Banten Perbaiki Jembatan Merah Putih, Kepedulian Polri terhadap Masyarakat

Ditsamapta Polda Banten Perbaiki Jembatan Merah Putih, Kepedulian Polri terhadap Masyarakat

Jumat, 5 Juni 2026 09:34
Duh! Sungai Cibanten Dipenuhi Sampah Lagi

Duh! Sungai Cibanten Dipenuhi Sampah Lagi

Jumat, 5 Juni 2026 09:20
Polresta Serang Kota Bongkar Produsen Tembakau Gorila, Lima Pelaku Ditangkap 

Polresta Serang Kota Bongkar Produsen Tembakau Gorila, Lima Pelaku Ditangkap 

Jumat, 5 Juni 2026 08:37

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Penyidikan Kasus dr Richard Lee Rampung, Kejati Banten: Terancam Pidana 12 Tahun Penjara 

Penyidikan Kasus dr Richard Lee Rampung, Kejati Banten: Terancam Pidana 12 Tahun Penjara 

by Fahmi
Jumat, 5 Juni 2026 10:43

dr Richard Lee saat dilimpahkan oleh penyidik Polda Metro Jaya kepada JPU Kejati Banten, Kamis, 4 Juni 2026. (Foto: Kejati...

Operasi Patuh Maung 2026 Bakal Digelar, Polda Banten dan Jajaran Utamakan Penindakan Lewat ETLE

Operasi Patuh Maung 2026 Bakal Digelar, Polda Banten dan Jajaran Utamakan Penindakan Lewat ETLE

by Fahmi
Jumat, 5 Juni 2026 09:49

Ilustrasi razia Operasi Patuh Maung 2026.

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak