CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Cilegon, Rahmatullah, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Sentra Pengolahan Pangan Grogol (SPPG) Purwakarta, Kamis 6 November 2025.
Sidak dilakukan menyusul banyaknya laporan dari warga dan pihak kelurahan terkait keluhan bau menyengat serta air limbah dari dapur MBG yang mencemari lingkungan sekitar.
Dalam sidak tersebut, Rahmatullah turut didampingi oleh perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon, pihak Kecamatan Purwakarta, dan Kelurahan setempat.
Hasil pantauan di lapangan menunjukkan bahwa sistem pengelolaan limbah di area SPPG belum dilakukan secara benar dan belum memenuhi standar pengolahan limbah cair.
“Sebagai wakil masyarakat, ketika ada aduan baik secara langsung maupun melalui media digital, kita harus cepat dan sigap menindaklanjuti,” ujar Rahmatullah kepada Radar Banten, Kamis 6 November 2025.
Rahmatullah yang juga merupakan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) menegaskan, persoalan limbah tidak bisa dianggap remeh karena berkaitan langsung dengan kesehatan dan kenyamanan warga.
“Apalagi ini terkait limbah berbau, berlemak, dan ruang pengelolaannya juga tidak tertata dengan baik,” ungkapnya.
Dalam kunjungan tersebut, Rahmatullah juga membahas rencana pembuatan grease trap atau penyaring lemak, serta filter pengolahan limbah cair agar air buangan yang keluar sudah dalam kondisi bersih dan aman bagi lingkungan.
“Kita sampaikan agar dibuat sistem penyaringan yang benar. Jadi air yang keluar sudah bersih, tidak menimbulkan bau, dan tidak meresahkan warga,” tegasnya.
Berdasarkan pengakuan warga sekitar, keluhan terkait bau limbah dan pencemaran air sudah berlangsung selama dua bulan tanpa adanya perbaikan berarti.
“Tadi saya sempat tanya warga, mereka bilang sudah dua bulan terganggu bau dan air limbahnya. Makanya kita turun bersama DLH dan lurah untuk memastikan ada langkah perbaikan nyata,” pungkas Rahmatullah.
Reporter : Adam Fadillah
Editor: Agung S Pambudi











