CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cilegon bergerak cepat membantu korban kebakaran di Link Kubang Koru RT 01 RW 03 Kelurahan Grogol, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon.
Bantuan senilai Rp20 juta diserahkan langsung kepada Sarkawi, pemilik rumah yang terbakar akibat korsleting listrik, Kamis 6 November 2025.
Ketua BAZNAS Kota Cilegon, Fajri Ali, mengatakan bahwa lembaganya selalu siap turun ke lapangan ketika terjadi musibah. Dalam kasus kebakaran Grogol, proses penyaluran bantuan dilakukan kurang dari tiga hari sejak kejadian.
“Kami sudah terbiasa apabila ada hal seperti ini, dari BAZNAS pasti akan turun. Apalagi program ini sejalan dengan Pemerintah Kota Cilegon. Sekarang kita melakukan akselerasi, keadaan darurat menjadi prioritas untuk dieksekusi,” kata Fajri Ali usai kunjungan.
Fajri menjelaskan, selain bantuan uang tunai untuk perbaikan rumah, pihaknya juga menyalurkan buffer stock berupa paket sembako kepada keluarga korban karena termasuk dalam kategori keadaan darurat.
“Kami langsung berikan buffer stock dalam bentuk sembako karena keadaannya darurat. Bulan ini saja sudah ada tiga kasus kebakaran yang kami tangani,” ujarnya.
Menurut Fajri, proses penyaluran bantuan dilakukan setelah adanya permohonan resmi dari korban, disertai persetujuan RT dan RW, serta surat keterangan tidak mampu (SKTM) dari kelurahan.
“Begitu berkas lengkap, kami langsung survei dan turunkan bantuan. Tidak lama, kurang dari tiga hari sudah bisa disalurkan. Kalau normalnya kan menunggu antrian,” jelasnya.
Kunjungan penyerahan bantuan turut dihadiri oleh Wali Kota Cilegon Robinsar, yang datang langsung melihat kondisi rumah korban bersama camat, lurah, dan pengurus lingkungan.
Robinsar mengapresiasi langkah cepat BAZNAS yang langsung bergerak membantu warga terdampak kebakaran.
“Tadi dari BAZNAS sudah memberikan bantuan kepada Pak Sarkawi. Semoga bisa membantu membangun kembali rumahnya,” kata Robinsar.
BAZNAS Cilegon berkomitmen memperkuat sinergi dengan Pemkot dalam program penanganan cepat bencana dan pemulihan sosial ekonomi masyarakat terdampak.
Reporter : Adam Fadillah
Editor: Agung S Pambudi











