PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang diminta lebih memprioritaskan pembangunan kebutuhan dasar masyarakat dalam anggaran perubahan tahun 2025.
Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang, Tb Agus Khotibul Umam, menilai kebutuhan dasar seperti infrastruktur jalan, pendidikan, dan layanan kesehatan harus menjadi fokus utama pemerintah daerah.
“Pemerintah daerah, baik di tingkat desa maupun kecamatan, harus punya keberpihakan kepada masyarakat. Misalnya ketika ada warga yang sakit, pemerintah harus hadir dan memastikan mereka difasilitasi agar bisa mendapatkan pelayanan kesehatan secara maksimal,” kata Agus Khotibul Umam, Minggu 9 November 2025.
Ia menegaskan, keberpihakan terhadap kebutuhan dasar masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan warga.
“Jadi anggaran perubahan ini, harus memprioritaskan kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.
“Menurut saya, yang pelayanan dasar dulu. Misalnya pendidikan di sekolah-sekolah dan infrastruktur jalan. Kalau ada yang kurang layak ya segera dibereskan, karena semuanya sudah direncanakan,” sambungnya.
Politisi Partai Golkar itu mengaku kerap mengingatkan pihak eksekutif agar fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, seperti perbaikan infrastruktur, pendidikan, dan layanan kesehatan.
“Kita selalu tekankan itu ke eksekutif kebutuhan dasar seperti infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan harus jadi perhatian utama,” terangnya.
Agus juga menyarankan agar Pemkab Pandeglang segera memetakan wilayah-wilayah yang perlu dibenahi agar manfaat pembangunan bisa langsung dirasakan masyarakat.
“Ketika masyarakat mau ke tempat pelayanan kesehatan tidak merasa kesulitan, ke sekolah juga mudah, dan kegiatan ekonomi keluarga bisa berjalan dengan baik,” ucapnya.
Ia menambahkan, setiap pembangunan harus mempertimbangkan tingkat kelayakan dan skala prioritas.
“Misalnya jalan, lihat dulu mana yang rusaknya parah itu yang harus segera dibangun. Jangan sampai kasus warga sakit di Kecamatan Cibaliung terulang kembali,” sambungnya.
Meski demikian, Agus mengakui bahwa kemampuan anggaran Pemkab Pandeglang masih terbatas.
“Tapi mudah-mudahan bisa diupayakan. Harapannya semua pihak bisa bahu-membahu membangun Pandeglang agar lebih maju,” tandasnya.
Editor: Bayu Mulyana











