LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Lebak pada Sabtu sore 22 November 2025 memicu pergerakan tanah di Kampung Batu Belah, Desa Kalanganyar, Kecamatan Kalanganyar.
Tiga rumah warga terdampak dalam kejadian ini, megakibatkan satu rumah mengalami kerusakan cukup parah setelah material longsoran menimpa bagian dapur.
Sebagian dinding bangunan ambruk dan meninggalkan retakan besar, memaksa penghuni mengungsi untuk menghindari risiko longsor susulan.
Dua rumah lain masuk kategori terancam.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak, Febby Rizki Pratama, memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, ia menegaskan kondisi di lokasi masih labil dan berpotensi mengalami pergerakan tanah lanjutan.
Menurut Febby, hujan dengan intensitas tinggi yang masih terjadi dapat memperburuk kondisi tebing. Ia meminta warga meningkatkan kewaspadaan selama cuaca ekstrem melanda wilayah Lebak.
“Kami mengimbau warga di daerah rawan untuk tetap waspada. Pergerakan tanah masih terpantau aktif,” kata Febby kepada RADARBANTEN.CO.ID, pada Senin 24 November 2025.
Ia juga menyarankan pemilik rumah terdampak untuk sementara mengosongkan bangunan. Tindakan ini untuk menghindari bahaya apabila longsor susulan kembali terjadi.
“Lebih aman jika tidak ditempati dulu. Kondisi tanah belum stabil,” tegasnya.
BPBD Lebak bersama pemerintah desa dan kecamatan sudah melakukan pengecekan lanjutan.
Salah seorang warga, Ari, mengatakan peristiwa ini menjadi pengingat agar masyarakat lebih waspada saat musim hujan. Ia berharap kondisi segera pulih dan tidak ada longsor tambahan.
“Sekarang harus lebih hati-hati, apalagi yang rumahnya dekat tebing. Semoga semua aman,” katanya singkat.
Editor: Abdul Rozak











