LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Banjir rob menerjang Pantai Bagedur, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, pada Kamis malam, 6 November 2025.
Cuaca ekstrem menyebabkan derasnya terjangan banjir Rob di Pantai Bagedur serta gelombang tinggi di Pantai Binuangeun.
“Situasi cuaca sangat mengkhawatirkan. Banjir rob dan angin sangat kencang,” kata Nurman Relawan BPBD Kabupaten Lebak, Jumat 7 November 2025.
Nurman mengungkapkan, cuaca buruk berdampak pada nelayan yang tidak melaut dalam beberapa hari terakhir.
“Untuk nelayan yang posisinya belum melaut diimbau untuk tidak melaut mengingat cuaca yang sangat ekstrem,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksanan BPBD Lebak Febby Rizky Pratama, memberikan imbauan agar warga Lebak tetap waspada.
Lebih lanjut, Febby menambahkan, Kabupaten Lebak, khususnya wilayah selatan, berbatasan langsung dengan Samudera Hindia sehingga sangat berpotensi terdampak diterjang gelombang tinggi dan cuaca ekstrem.
Berdasarkan data BMKG, hingga akhir Oktober, sekitar 43,8 persen wilayah Indonesia atau setara 306 Zona Musim (ZOM) telah resmi memasuki musim hujan.
“Peralihan musim dapat memicu berbagai bencana, salah satunya gelombang tinggi. Karena itu, kami mengimbau masyarakat dan pengunjung pantai agar meningkatkan kewaspadaan pada 5–6 November 2025,” pungkasnya.
Editor: Mastur Huda











