PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Helm merupakan perlengkapan wajib bagi setiap pengendara motor. Selain menjadi identitas berkendara, fungsi utamanya adalah melindungi kepala dari benturan keras yang dapat berakibat fatal.
Namun banyak pengendara tidak menyadari bahwa helm memiliki masa pakai. Material pelindung di dalamnya dapat menurun kualitasnya seiring waktu. Karena itu, mengenali tanda-tanda helm kedaluwarsa menjadi hal penting agar fungsi perlindungannya tetap maksimal.
1. Busa Dalam Mengeras atau Mengempis
Busa bagian dalam berfungsi sebagai bantalan yang menyerap tekanan. Seiring pemakaian, busa dapat:
- mengeras,
- melonggar, atau
- kehilangan bentuk.
Jika dibiarkan, helm menjadi tidak nyaman dan kemampuan meredam benturannya menurun drastis. Kondisi ini meningkatkan risiko cedera kepala saat terjadi kecelakaan.
2. Retakan pada Lapisan EPS
Lapisan EPS (Expanded Polystyrene) adalah inti pelindung helm yang menyerap energi benturan. Retakan sekecil apa pun adalah sinyal bahaya serius.
Helm dengan EPS rusak tidak lagi dapat memberikan perlindungan optimal dan wajib segera diganti meskipun tampak bagus dari luar.
3. Visor Buram dan Pengunci Aus
Komponen luar juga menentukan keamanan berkendara.
Visor yang mulai buram dapat mengganggu jarak pandang, terutama saat hujan atau malam hari. Sementara mekanisme pengunci yang longgar berpotensi membuat visor terlepas ketika melaju cepat, membahayakan pengendara dan orang lain di jalan.
4. Bau Tak Sedap yang Tidak Hilang
Helm yang sering terkena keringat dapat menimbulkan bau yang tidak lagi bisa dihilangkan meski dicuci berkali-kali.
Bau ini mengindikasikan:
- penumpukan bakteri,
- jamur, atau
- degradasi material pada bagian dalam helm.
Selain membuat tidak nyaman, kondisi tersebut juga berisiko bagi kesehatan kulit kepala.
5. Cangkang Luar Mulai Rapuh
Jika permukaan helm terasa rapuh saat ditekan, cat mengelupas, atau terdapat retakan halus, itu artinya material cangkang sudah melewati usia idealnya. Helm dengan kondisi tersebut tidak lagi mampu melindungi kepala secara maksimal.
Kesimpulan: Jangan Menunggu Bahaya Datang
Jika satu atau lebih tanda di atas ditemukan, helm sebaiknya segera diganti. Keselamatan tidak pernah bisa ditawar. Pastikan helm yang digunakan selalu dalam kondisi prima sehingga mampu melindungi kepala Anda setiap kali berkendara.***











