JAKARTA, RADARBANTEN.CO.ID – Pasar logam mulia mengawali pekan kedua Januari 2026 dengan kejutan besar. Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melonjak tajam pada perdagangan Senin, 12 Januari 2026.
Berdasarkan pembaruan data pukul 08.27 WIB, harga emas Antam naik Rp29.000 per gram, sekaligus mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah dan menembus level psikologis Rp2,6 juta per gram.
Lonjakan drastis ini memicu gairah investasi sekaligus kewaspadaan di kalangan kolektor dan investor, mengingat harga kini berada di zona all-time high.
Rincian Harga Emas Antam Terbaru (12 Januari 2026)
Mengacu pada data aplikasi resmi Antam, berikut harga yang berlaku hari ini:
- Emas Fisik: Rp2.631.000 per gram, naik dari Rp2.602.000
- Emas BRANKAS: Rp2.573.120 per gram, naik dari Rp2.544.120
Kenaikan Rp29.000 dalam satu hari tercatat sebagai salah satu lonjakan harian paling signifikan sepanjang tahun ini.
Faktor Pendorong & Strategi Investor
Penguatan harga emas diperkirakan dipicu oleh:
- Ketidakpastian geopolitik global yang mendorong peralihan dana ke aset aman (safe haven).
- Fluktuasi nilai tukar rupiah yang turut mengerek harga emas domestik.
Sejalan dengan harga jual, harga buyback Antam juga diprediksi ikut naik. Kondisi ini membuka peluang profit taking bagi investor yang telah lama menyimpan emas.
Aturan Pajak yang Perlu Diperhatikan
Sesuai PMK No. 34/PMK.10/2017:
- Pembelian emas: PPh 22 0,45% (NPWP) dan 0,9% (non-NPWP).
- Penjualan kembali (buyback) di atas Rp10 juta: PPh 22 1,5% (NPWP) dan 3% (non-NPWP).
Catatan Analis
Meski emas tetap menjadi instrumen lindung nilai yang kuat terhadap inflasi, analis menyarankan investor tidak terburu-buru saat harga berada di puncak. Strategi pembelian bertahap (dollar cost averaging) dinilai lebih aman untuk mengurangi risiko volatilitas jangka pendek.*
Editor : Krisna Widi Aria











