SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kasus pencurian ternak terjadi di Kampung Calingcing, Desa Pamarayan, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Selasa, 3 Februari 2026. Kejadian ini membuat peternak kehilangan tiga ekor domba.
Menurut pengakuan korban Saripudin (33), kasus pencurian tersebut baru dia ketahui sekira pukul 05.30 WIB, saat ia melihat kandang terbuka dan tiga ekor dombanya sudah tidak ada.
“Saya baru tahunya sekitar setengah enam tadi, domba saya sudah hilang cuma menyisakan jeroannya saja,” katanya.
Sebelum kejadian, Saripudin mengaku masih mendapati dua ekor domba garut dan satu domba merino sekira pukul 03.00 WIB. Barulah setelah ditinggal beristirahat, ketiga dombanya hilang digasak maling.
“Jam tiga saya belum tidur, masih ada (domba-red),” ujarnya.
Saripudin menduga, kasus pencurian tersebut dilakukan oleh orang yang sudah berpengalaman. Sebab, dia tidak mendengar suara berisik di kandang pada saat kejadian.
“Biasanya kalau ada orang datang, dombanya berisik, nah ini senyap,” ungkapnya.
Ia mengatakan, kasus pencurian ternak tersebut sudah kejadian yang kedua kalinya. Kejadian pertama berlangsung sekitar enam bulan yang lalu.
“Dulu juga pernah kejadian, satu ekor hilang,” katanya.
Pasca kejadian tersebut, Saripudin berencana akan melaporkannya ke Polsek Pamarayan. Ia berharap, pelaku pencurian ternak tersebut dapat ditangkap.
“Dulu pernah lapor ke Bhabinkamtibmas, mungkin sore nanti saya lapor ke Polsek,” katanya.
Akibat kejadian tersebut, Saripudin mengalami kerugian hingga belasan juta rupiah.
“Kalau kerugian sekitar Rp 15 juta, yang mahal itu domba Merino, harganya tinggi karena bobotnya beda dengan domba lokal,” katanya.
Terpisah, Kanit Polsek Pamarayan, Ipda Arpah, mengaku belum menerima laporan tersebut. Ia meminta agar korban tidak sungkan membuat laporan polisi.
“Sampai sekarang belum ada laporan,” tuturnya.
Editor: Agus Priwandono











