SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten menargetkan seluruh perbaikan jalan di jalur vital rampung pada H-10 menjelang Idulfitri 2026.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus mudik dan kenyamanan wisatawan selama libur Lebaran.
Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten, Arlan Marzan, mengatakan fokus utama saat ini adalah penanganan kerusakan di ruas jalan provinsi sepanjang 763 kilometer.
Dengan dukungan anggaran pemeliharaan rutin sebesar Rp30 miliar, perbaikan dilakukan secara intensif terutama di jalur mudik dan akses menuju destinasi wisata.
“Kami targetkan jalur utama arus mudik maupun akses wisata sudah selesai ditangani pada H-10 Lebaran. Ini prioritas agar tidak mengganggu lalu lintas saat puncak arus mudik,” ujar Arlan, Kamis 19 Februari 2026.
Arlan mengakui, tantangan terbesar saat ini adalah tingginya curah hujan di wilayah Banten.
Menurutnya, pengerjaan pengaspalan tidak bisa dilakukan saat hujan karena berisiko merusak kualitas jalan.
“Kami tidak ingin memaksakan pengaspalan saat hujan. Kami tunggu cuaca baik agar hasilnya lebih tahan lama dan tidak cepat rusak,” katanya.
Ia menegaskan, pihaknya tidak ingin melakukan perbaikan darurat yang justru menimbulkan komplain masyarakat karena cepat berlubang kembali.
Titik perbaikan tersebar di sejumlah wilayah strategis, seperti:
Akses menuju Pelabuhan Merak di Cilegon
Jalur penghubung Tangerang–Serang
Rute wisata di Pandeglang dan Lebak
Meski tingkat kemantapan jalan provinsi saat ini sudah mencapai 94,5 persen, PUPR tetap melakukan penanganan terhadap lubang-lubang kecil dan kerusakan ringan.
“Material dan tim sudah siap. Begitu cuaca memungkinkan, pengerjaan langsung dipacu,” tegas Arlan.
Reproter : Yusuf Permana
Editor: Agung S pambudi











