PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Berpuasa di bulan Ramadan bukan alasan untuk berhenti berolahraga. Meski tubuh tidak mendapat asupan makanan dan minuman selama lebih dari 12 jam, aktivitas fisik tetap bisa dilakukan asalkan memperhatikan waktu dan intensitasnya.
Olahraga yang tepat justru membantu menjaga kebugaran, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mencegah kenaikan berat badan selama Ramadan. Namun, jika dilakukan secara berlebihan, olahraga saat puasa bisa memicu dehidrasi hingga kelelahan.
Berikut lima tips agar tetap bugar saat berolahraga di bulan Ramadan:
1. Pilih Waktu yang Tepat
Waktu terbaik untuk berolahraga saat puasa adalah menjelang berbuka atau setelah salat tarawih. Jika dilakukan menjelang berbuka, tubuh bisa segera mendapatkan asupan cairan dan nutrisi setelah selesai berolahraga.
Sementara itu, olahraga setelah tarawih juga aman karena tubuh sudah mendapat energi dari makanan berbuka.
2. Pilih Jenis Olahraga Ringan hingga Sedang
Saat berpuasa, sebaiknya hindari olahraga dengan intensitas tinggi. Pilih aktivitas ringan hingga sedang seperti jalan kaki, jogging santai, bersepeda, yoga, atau latihan beban ringan.
Olahraga dengan intensitas berlebihan berisiko membuat tubuh cepat lemas dan kehilangan banyak cairan.
3. Perhatikan Durasi Olahraga
Cukup lakukan olahraga selama 30–45 menit. Tidak perlu terlalu lama karena tubuh sedang dalam kondisi berpuasa. Fokus pada konsistensi, bukan durasi yang panjang.
4. Penuhi Kebutuhan Cairan dan Nutrisi
Pastikan kebutuhan cairan terpenuhi saat sahur dan berbuka. Perbanyak minum air putih dan konsumsi makanan bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, serat, serta vitamin dan mineral.
Hindari makanan terlalu manis atau berlemak berlebihan karena bisa membuat tubuh cepat lemas.
5. Kenali Kondisi Tubuh
Jika merasa pusing, lemas berlebihan, atau muncul tanda dehidrasi seperti mulut sangat kering dan jantung berdebar, segera hentikan olahraga. Jangan memaksakan diri karena kondisi setiap orang berbeda.
Dengan pengaturan waktu dan jenis olahraga yang tepat, puasa Ramadan tetap bisa dijalani dengan tubuh yang sehat dan bugar. Kunci utamanya adalah menjaga keseimbangan antara aktivitas fisik, istirahat, dan asupan nutrisi.*
Editor : Krisna Widi Aria











