PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten melalui UPTD Pemeliharaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Pandeglang menerjunkan alat berat untuk membersihkan material longsor yang menutup akses jalan Tanjung Lesung–Sumur, tepatnya di Desa Tanjungjaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang.
Selain DPUPR Banten, perusahaan tambang PT Rajawali juga menurunkan satu unit alat berat guna membantu proses pembersihan material longsoran.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pandeglang, Nana Mulyana, mengatakan akses jalan yang sebelumnya tertutup longsor sudah berhasil ditangani.
“Tadi ditangani menggunakan dua buah alat berat, bantuan Bina Marga PUPR Banten dan perusahaan Rajawali,” katanya, Rabu, 25 Februari 2026.
Proses penanganan jalan longsor selesai pada Selasa, 24 Februari 2026, sekitar pukul 15.30 WIB.
“Material longsoran berupa tanah, batu, dan batang kayu sudah dibersihkan. Sore tadi arus lalu lintas sudah kembali normal,” ujarnya.
Warga Sobang, Aan, membenarkan bahwa akses jalan baru bisa dilewati kendaraan pada sore hari.
“Kurang lebih pukul 15.30 WIB kemarin kendaraan sudah bisa melintas,” katanya.
Hal senada disampaikan warga Desa Tanjungjaya, Masrip. Ia menyebut dua alat berat bekerja membersihkan material yang menutup badan jalan.
“Satu alat berat dari PUPR Banten dan satu lagi dari perusahaan tambang Rajawali. Longsornya terjadi malam hari, dan sore harinya akses jalan yang sebelumnya terputus sudah kembali normal,” katanya.
Dengan kembali normalnya arus lalu lintas di jalur Tanjung Lesung–Sumur, aktivitas masyarakat dan distribusi barang di wilayah tersebut dapat berjalan seperti biasa.*
Editor : Krisna Widi Aria











