SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas menyebut ada sebanyak 26 desa di 13 Kecamatan yang terendam banjir akibat intensitas hujan yang tinggi di Kabupaten Serang.
Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Serang, ada sebanyak 9.184 jiwa yang terdampak. Banjir diketahui merendam 2.682 rumah serta sejumlah fasilitas umum yang terendam banjir. Banjir
Najib Hamas mengaku, telah meminta Dinas terkait yakni BPBD Kabupaten Serang OPD lainnya untuk melakukan asesmen serta melakukan penanganan sementara banjir.
“Yang bisa dimungkinkan untuk dilakukan pompanisasi untuk penanganan akan kita lakukan, saat ini PU sedang melakukan asesmen untuk penanganan sementara,” katanya, Minggu 8 Maret 2026.
Ia mengatakan, untuk upaya normalisasi sungai, lanjut Najib, pihaknya terlebih dahulu akan melakukan pengecekan terhadap kewenangan. Apabila merupakan kewenangan dari BBWSC3 maka pihaknya akan berkoordinasi dengan balai.
Sementara itu, mengenai persoalan pertambangan yang disinyalir menjadi penyebab banjir di Kecamatan Bojonegara, pihaknya mengaku akan berkoordinasi dengan ESDM Provinsi Banten.
“Jadi kita tidak tidak menolak investasi untuk tambang. Kalau sesuai dengan kajian Dinas Pertambangan Provinsi maka kita yang di wilayah Kabupaten menjaga supaya kegiatan pertambangan diharapkan tidak mengganggu aktivitas masyarakat apalagi berdampak kepada banjir,” pungkasnya.
Editor Daru











