SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami kenaikan pada Sabtu, 28 Maret 2026. Berdasarkan data dari aplikasi resmi BRANKAS, harga emas hari ini naik sebesar Rp27.000 per gram dibandingkan hari sebelumnya.
Kenaikan ini menjadi sinyal positif setelah harga emas sempat mengalami tekanan menjelang hingga saat periode libur Lebaran.
Rincian Harga Emas Antam Hari Ini
Berdasarkan pembaruan pukul 08.43 WIB, berikut harga emas Antam:
• Emas BRANKAS: Rp2.779.120 per gram
(naik Rp27.000 dari Rp2.752.120)
• Emas Fisik: Rp2.837.000 per gram
(naik Rp27.000 dari Rp2.810.000)
Kenaikan terjadi secara merata baik pada produk emas digital (BRANKAS) maupun emas fisik.
Tren Harga Emas Mulai Berbalik
Pergerakan harga emas yang kembali menguat ini menjadi perhatian pelaku pasar. Sebelumnya, harga emas sempat terkoreksi akibat tekanan pasar global serta aksi ambil untung (profit taking) menjelang Lebaran.
Secara historis, harga emas cenderung mengalami rebound setelah fase koreksi, terutama saat permintaan kembali meningkat pasca libur panjang.
Analisis: Apakah Emas Akan Rebound?
Sejumlah faktor mengindikasikan potensi kenaikan lanjutan harga emas:
- Permintaan Pasca Lebaran Meningkat
Usai Lebaran, minat masyarakat terhadap investasi, termasuk emas, biasanya kembali meningkat dan mendorong harga naik. - Sentimen Global Lebih Stabil
Jika tekanan eksternal seperti penguatan dolar AS dan kebijakan suku bunga mulai mereda, harga emas berpeluang menguat. - Sinyal Awal Pemulihan
Kenaikan hari ini dapat menjadi indikasi awal rebound setelah sebelumnya mengalami koreksi. Dalam analisis teknikal, kondisi ini sering disebut sebagai early rebound signal.
Kesimpulan
Kenaikan harga emas Antam hari ini membuka peluang terjadinya rebound, meskipun masih perlu konfirmasi dari pergerakan harga dalam beberapa hari ke depan.
Bagi investor, kondisi ini dapat menjadi momentum untuk mulai mencermati peluang beli secara bertahap. Namun, tetap disarankan memperhatikan dinamika pasar global dan kebijakan ekonomi yang dapat memengaruhi harga emas.
Reporter: Yusuf Permana
Editor: Aas Arbi











