PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID — Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang, Tb Agus Khatibul Umam, menyoroti minimnya lapangan pekerjaan di Kabupaten Pandeglang saat menghadiri Musrenbang RKPD 2027 di Pendopo Bupati Pandeglang, Senin, 30 Maret 2026.
Menurutnya, keterbatasan lapangan kerja menjadi salah satu tantangan ekonomi utama yang dihadapi daerah saat ini. Ia menilai, kondisi tersebut dipengaruhi oleh masih minimnya investor yang menanamkan modal di Pandeglang.
“Minimnya lapangan kerja ini karena investasi yang masuk ke Pandeglang juga masih rendah,” ujar Agus.
Kondisi tersebut diperkuat dengan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan bahwa tingkat pengangguran di Pandeglang masih tinggi. Per November 2025, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tercatat mencapai 8,80 persen, meningkat dibandingkan periode sebelumnya sebesar 8,09 persen.
Agus mengungkapkan, kebutuhan akan lapangan pekerjaan kerap disampaikan masyarakat dalam setiap kegiatan reses.
“Hal itu selalu disampaikan masyarakat dalam setiap reses. Mereka membutuhkan pekerjaan,” katanya.
Ia menjelaskan, keterbatasan lapangan kerja tidak terlepas dari rendahnya minat investor untuk masuk ke Pandeglang. Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis untuk menarik investasi.
“Penting bagi kita untuk mencari cara agar investor mau masuk. Jika investasi meningkat, maka lapangan kerja juga akan terbuka,” jelasnya.
Agus pun mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) Pandeglang agar lebih serius dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif guna membuka peluang kerja baru bagi masyarakat.
“Perlu upaya nyata agar iklim investasi di Pandeglang bisa meningkat secara signifikan,” tegasnya.
Selain lapangan pekerjaan, ia menambahkan bahwa masyarakat juga membutuhkan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan, untuk menunjang pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pembangunan infrastruktur jalan juga menjadi kebutuhan penting masyarakat,” tambahnya.
Editor: Mastur Huda











