KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, mengawasi secara langsung perbaikan infrastruktur jalan di wilayah Pakuhaji dan Sukadiri pada Rabu, 1 Januari 2026.
Maesyal didampingi Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah; Kepala Dinas Perhubungan , Jaenudin; serta jajaran terkait.
Maesyal mengatakan bahwa pembangunan jalan mulai dilaksanakan oleh Dinas Bina Marga sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan masyarakat Kabupaten Tangerang.
“Hari ini Dinas Bina Marga Kabupaten Tangerang telah memulai pembangunan dan perbaikan jalan dari pertigaan Tanahmerah hingga Kramat,”kata Maesyal di lokasi proyek.
Dia mengungkapkan bahwa pekerjaan pembangunan dilakukan secara bertahap, per segmen, guna mengurangi dampak kemacetan.
Total perbaikan jalan sepanjang 2,89 kilometer. Saat ini difokuskan pada jalan sepanjang kurang lebih 720 meter. Dan akan dilanjutkan secara bertahap hingga wilayah pertigaan Kramat.
“Hal ini dilakukan agar tidak menimbulkan kemacetan panjang. Dan kita bangun bertahap dan berkelanjutan hingga seluruh ruas terselesaikan,” ungkapnya
Dia juga berharap bahwa pembangunan dengan metode betonisasi ini mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di Kecamatan Sepatan dan Pakuhaji.
Dia juga mengapresiasi jajaran Dinas Bina Marga, camat, dan lurah yang telah memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah membantu mensosialisasikan kepada masyarakat untuk bersabar. karena pembangunan ini adalah yang sudah lama dinanti-nantikan,” ucapnya.
Maesyal kembali menegaskan bahwa pembangunan jalan tersebut nantinya dapat memperlancar arus transportasi serta meningkatkan kenyamanan masyarakat.
Terkait manajemen lalu lintas, Maesyal menyampaikan permohonan maaf atas potensi kemacetan selama proses pengerjaan berlangsung.
Untuk itu, dia meminta dukungan dari unsur Forkopimcam, termasuk kepolisian, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan untuk melakukan pengaturan lalu lintas.
“Kami mohon maaf kepada masyarakat apabila terjadi kemacetan. Kami juga meminta dukungan semua pihak untuk membantu pengaturan lalu lintas agar tetap kondusif,” pungkas Maesyal.
Sementara itu, Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, mengungkapkan bahwa pembangunan jalan Pakuhaji dan Sukadiri merupakan program prioritas daerah yang telah masuk dalam skema lelang dini, sehingga pengerjaan dapat segera dilaksanakan di awal tahun 2026.
“Alhamdulillah, kedua ruas jalan ini menjadi prioritas dan sudah masuk lelang dini, sehingga bisa lebih cepat dikerjakan. Sementara itu, ruas-ruas jalan lainnya di wilayah Kabupaten Tangerang tetap berjalan dan dalam proses penanganan secara bertahap,”ungkapnya.
Dia juga menyebut, rekonstruksi jalan merupakan bagian dari program strategis daerah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur.
Berdasarkan perencanaan, total penanganan ruas Gardu Tanahmerah mencapai 2,916 kilometer yang dibagi dalam beberapa segmen.
“Untuk kegiatan lanjutan rekonstruksi Jalan Cituis Sukadiri–Jati Gintung tahun 2026, pekerjaan meliputi rekonstruksi rigid beton sepanjang 687 meter dengan lebar 7 meter dan ketebalan beton 25 cm. Proyek ini ditargetkan dapat meningkatkan kondisi mantab jalan dari sebelumnya sekitar 4,025 km menjadi 5,182 km pada tahun 2026,” beber Iwan.
Dia berharap, melalui pembangunan ini, kualitas infrastruktur jalan semakin baik sehingga mampu mendukung mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami juga menghimbau kepada masyarakat apabila Jalan dalam proses pengerjaan untuk jangan dulu dilalui dan diinjak apabila belum waktunya untuk dipergunakan karena bisa merusak jalan yang sudah dibangun,” harapnya.
Editor: Agus Priwandono











