PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID-Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Pandeglang telah mendaftarkan ratusan warga binaan pemasyarakatan (WBP) bersekolah gratis pada tahun ajaran baru 2026-2027.
Sekolah gratis bagi WBP ini melalui sekolah kesetaraan PKBM ( Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) untuk Paket A (tingkat SD), Paket B (tingkat SMP) dan Paket C (tingkat SMA).
Sekolah gratis melalui PKBM masuk dalam program Rutan Kelas II Pandeglang dalam upaya membantu warga binaan agar bisa mendapatkan ijazah kesetaraan tingkat SD, SMP, dan SMA.
PKBM merupakan program kesetaraan (Paket A/B/C), keaksaraan, dan keterampilan, berfungsi sebagai wadah belajar sepanjang hayat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di luar sekolah formal.
PKBM menawarkan program Paket A (setara SD), Paket B (setara SMP), dan Paket C (setara SMA) bagi yang putus sekolah yang memberikan keahlian praktis seperti kewirausahaan, digital, dan teknis sesuai kebutuhan lokal untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.
Sekolah kesetaraan PKBM ini sangat penting agar warga binaan yang tidak sekolah dan putus sekolah bisa mendapatkan ijazah.
Dengan mendaftarkannya masuk sekolah Paket A (setara SD), Paket B (setara SMP) dan Paket C (Setara SMA).
Kepala Rutan Kelas II B Pandeglang Rd Achmad Zaki mengatakan, jumlah warga binaan mengikuti program PKBM Sebanyak 27 warga binaan.
“Mereka menunjukan keseriusan dalam mengikuti program pendidikan kesetaraan melalui pusat kegiatan belajar masyarakat,” katanya, Sabtu, 18 April 2026.
Kegiatan KBM 27 warga binaan berlangsung dalam Aula Rutan. Hal ini merupakan bagian dari upaya pembinaan kepribadian dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia bagi warga binaan.
“Dengan penuh semangat para peserta mengikuti proses belajar mengajar yang meliputi berbagai materi pendidikan dasar hingga menengah,” katanya.
Program PKBM ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada warga binaan yang belum menyelesaikan pendidikan formal agar tetap dapat menempuh pendidikan selama menjalani masa pidana.
“Selain itu, program ini juga diharapkan mampu membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat saat kembali ke masyarakat,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Agung S Pambudi








