PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak tujuh orang warga Kampung Pasir Angin RT 03 RW 02, Kelurahan Pagerbatu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, mengalami luka bakar akibat semburan gas elpiji 3Kg, Senin, 20 April 2026 malam.
Dari tujuh orang warga Kelurahan Pagerbatu yang menjadi korban semburan gas elpiji 3Kg, itu sebanyak enam orang mengalami luka bakar berat dan satu orang warga mengalami luka bakar ringan.
Berdasarkan informasi diterima, peristiwa nahas itu terjadi pada hari Senin, 20 April 2026 pukul 19.30 WIB.
Pembina Boedak Suang Rescue (BSR) Ade Mulyana mengatakan, korban semburan api berasal dari tabung gas elpiji sebanyak tujuh orang.
“Sebanyak enam korban dilarikan ke RSUD Berkah Pandeglang, karena mengalami luka bakar berat. Jadi harus mendapat perawatan dan penanganan tim medis,” katanya, Selasa, 21 April 2026.
Sementara satu orang korban lagi tidak sampai menjalani perawatan ke rumah sakit karena hanya mengalami luka ringan.
“Adapun untuk data korban tabung gas elpiji 3 Kg tersebut, diantaranya Roni (57) luka berat, Beti (25) luka berat. Lalu Kiki (luka berat), Mubarok (20) luka berat, Tamam (5) luka berat, Fatir (7) luka berat dan Ayip (19) luka ringan,” katanya.
Kepala Bidang Damkar pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang Endan Permana mengungkapkan, korban mengalami luka bakar bukan dari ledakan tapi kebocoran tabung gas elpiji 3Kg.
“Kalau tabung Gasnnya tidak meleduk, tapi dari kebocoran itu muncul api dan menyembur kepada warga yang ada di situ,” katanya.
Berdasarkan informasi dari relawan Pagerbatu, Nono kalau di lokasi kejadian sedang ada keramaian. Di situsnya ada yang meninggal.
“Mungkin lagi masak-masak buat tahlilan. Terus gasnya bocor menyemburkan api mengenai para korban,” katanya.
Editor: Abdul Rozak











