LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Pemkab Lebak telah mengusulkan pencetakan lahan sawah baru seluas 100 hektare sebagai langkah konkret mendukung swasembada pangan. Melalui perluasan areal tanam dan optimalisasi lahan bisa meningkatkan produksi pangan di Kabupaten Lebak.
“Bila ada cetak sawah baru otomatis Luas Tambah Tanam (LTT) bertambah. Ada 100 hektar lahan cetak sawah baru yang kita usulkan,” ujar Kepala Dinas Pertanian Lebak Rahmat Yuniar, Rabu, 22 April 2026.
Menurutnya, sektor pertanian merupakan salah satu penopang utama ketahanan pangan daerah. Kabupaten Lebak memiliki potensi lahan pertanian yang luas dan produktif. Sehingga mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap ketersediaan pangan, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
“Alhamdulilah, hasil panen padi di Kabupaten Lebak dari tahun ke tahun terus menunjukkan peningkatan. Mayoritas ditopang oleh padi Ciherang sebagai varietas unggulan daerah yang memiliki produktivitas dan kualitas yang baik,” katanya.
Rahmat juga memastikan kesiapan daerah menghadapi musim kemarau, termasuk potensi El Nino yang diperkirakan berlangsung mulai akhir April hingga Oktober 2026.
“Optimalisasi sumber daya manusia serta sarana prasarana seperti irigasi dan sistem perpompaan terus kami siapkan. Hal itu untuk menjaga produktivitas pertanian,” kata Rahmat.
Ia menilai, langkah ini penting untuk menjaga stabilitas produksi pangan di tengah ancaman perubahan iklim. “Sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi prioritas pemerintah,” pungkasnya.
Editor : Rostinah











