KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-PT Lami Packaging Indonesia (LamiPak Indonesia) kembali menorehkan prestasi di kancah internasional dengan meraih penghargaan dalam ajang Global CSR & ESG Summit & Awards 2026 yang digelar di Bangkok, Thailand, pada 23 April 2026.
Dalam ajang bergengsi tersebut, LamiPak Indonesia berhasil memenangkan kategori Best Indonesia Country of CSR & ESG Award dengan level Platinum, yang merupakan salah satu predikat tertinggi dalam penilaian praktik keberlanjutan perusahaan.
Penghargaan ini diberikan berdasarkan penilaian panel juri internasional yang terdiri dari para ahli dan praktisi terkemuka di bidang keberlanjutan dan ESG (Environmental, Social, and Governance).
Mereka menilai berbagai aspek, mulai dari dampak sosial, pengelolaan lingkungan, hingga tata kelola perusahaan yang berkelanjutan.
Tahun ini, Global CSR & ESG Summit & Awards mengusung tema “AI, Energy & Transition: Resetting ESG in a New Economy”, yang menyoroti bagaimana perkembangan kecerdasan buatan, transisi energi, serta dinamika global turut membentuk arah strategi keberlanjutan perusahaan.
PR Manager LamiPak Indonesia, Ahmad Rizalmi, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas komitmen perusahaan dalam menghadirkan praktik keberlanjutan yang berdampak nyata.
“LamiPak akan terus menghadirkan solusi kemasan inovatif yang tidak hanya mendukung kebutuhan industri, tetapi juga berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan dan penguatan ekosistem yang berkelanjutan,” ujarnya, Rabu 29 April 2026.
Menurut Rizal, pencapaian ini semakin menegaskan posisi LamiPak Indonesia sebagai perusahaan yang konsisten dalam mengembangkan solusi kemasan ramah lingkungan sekaligus berkontribusi aktif terhadap penguatan praktik ESG di tingkat global.
Sebagai informasi, LamiPak didirikan pada tahun 2007 dan dikenal sebagai salah satu penyedia produk serta solusi kemasan aseptik berkualitas tinggi yang ramah lingkungan.
Hingga kini, perusahaan telah melayani pelanggan di lebih dari 86 negara di seluruh dunia, memperluas jangkauan dan dampaknya dalam industri kemasan berkelanjutan.
Editor: Abdul Rozak











