KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Memperingati Hari Bumi 2026, Telkomsel kembali menghadirkan inisiatif pelestarian lingkungan bertajuk Telkomsel Jaga Bumi Movement di berbagai wilayah Indonesia.
Sejalan dengan tema global “Our Power, Our Planet”, program ini mendorong aksi kolektif untuk menekan jejak emisi karbon dengan membuka ruang partisipasi masyarakat. Inisiatif tersebut mencakup kompetisi inovasi hijau bagi generasi muda hingga program donasi pohon melalui penukaran Telkomsel Poin.
Vice President Corporate Communication & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, mengatakan program ini dirancang sebagai wadah kolaborasi yang memudahkan masyarakat berkontribusi langsung terhadap lingkungan.
“Kami menyadari masyarakat memiliki kemauan besar untuk melestarikan lingkungan selama tersedia akses dan infrastruktur yang memadai. Telkomsel Jaga Bumi hadir sebagai ekosistem kolaboratif agar setiap individu dapat memberi dampak nyata bagi bumi dan generasi mendatang,” ujarnya dalam siaran pers, Jumat 1 Mei 2026.
Program Telkomsel Jaga Bumi Movement memiliki tiga pilar utama. Pertama, Telkomsel Jaga Bumi Future Impact Challenge, yakni kompetisi nasional bagi generasi muda usia 15–35 tahun untuk menghadirkan solusi inovatif terkait isu lingkungan dan perubahan iklim. Pendaftaran dibuka sejak 22 April hingga tahap kurasi pada 5–10 Juli 2026, dengan puncak penghargaan di Yogyakarta pada 18 Juli 2026.
Kedua, Talkshow Series yang menghadirkan praktisi, pakar, komunitas, dan pelaku industri dalam enam sesi diskusi mengenai isu iklim, ekonomi sirkular, serta masa depan lingkungan. Kegiatan ini berlangsung dari 19 Mei hingga 16 Juli 2026.
Ketiga, program penanaman pohon dan lokakarya lingkungan melalui Telkomsel Jaga Bumi Lestari yang digelar di beberapa wilayah, seperti Ciampea, Palu, Pesisir Selatan, dan Kulon Progo sepanjang Juni hingga Juli 2026.
Selain menyasar generasi muda, Telkomsel juga melibatkan pelanggan melalui program carbon offset bekerja sama dengan Jejak.in. Pelanggan dapat menukarkan Telkomsel Poin menjadi donasi pohon melalui aplikasi MyTelkomsel atau SMS, dengan laporan perkembangan penanaman dikirim secara berkala melalui email.
Dalam pengelolaan limbah, Telkomsel melanjutkan program daur ulang plastik bersama PlusTik dan Liberty Society. Program ini mengolah kemasan kartu SIM dan kartu perdana bekas menjadi produk fungsional seperti paving block, tempat sampah, dan perlengkapan outlet.
Perusahaan juga menginisiasi pengumpulan pakaian bekas dari karyawan untuk didaur ulang menjadi produk bernilai tambah.
Tak hanya itu, Telkomsel mendorong peran aktif karyawan sebagai agen perubahan melalui berbagai program internal, seperti Green Challenge, Smart Mobility Initiative, Energy Saving Movement, dan Carbon Calculator Activation. Inisiatif ini bertujuan membangun kebiasaan ramah lingkungan dalam aktivitas sehari-hari.
Editor: Mastur Huda











