slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Tangerang

Bertahun-Tahun Kerja Keras, Kini Pengalaman Bisa Jadi Jalan Naik Level Karier Lewat Program RPL

Redaksi by Redaksi
06-05-2026 07:44:57
in Tangerang
Bertahun-Tahun Kerja Keras, Kini Pengalaman Bisa Jadi Jalan Naik Level Karier Lewat Program RPL
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Pengalaman kerja kini diakui, pekerja bisa lebih cepat naik level sesuai bidangnya.

Bertahun-tahun bekerja, menambah pengalaman, dan membuktikan kemampuan di tempat kerja, namun saat ingin melanjutkan pendidikan demi membuka peluang karier yang lebih tinggi, banyak pekerja justru menghadapi kendala yang sama: harus memulai lagi dari awal.

Baca Juga :

Sudah Kerja Keras Bertahun-tahun, Tapi Tak Kunjung Naik Jabatan? Ini Dilema Pekerja yang Kini Mulai Terjawab

Universitas Esa Unggul Wisuda 1.343 Lulusan, Perkuat Posisi sebagai Perguruan Tinggi Bertaraf Global

Universitas Esa Unggul Perkuat Pemberdayaan Desa, Bergabung dalam Kolaborasi Nasional 64 Kampus di Kasomalang Kulon

Empat Guru Besar Dikukuhkan, Universitas Esa Unggul Tegaskan Peran Akademisi dalam Menjawab Tantangan Global

Kondisi ini masih dialami banyak profesional di Indonesia. Pengalaman kerja yang dibangun selama bertahun-tahun sering kali belum sepenuhnya terakomodasi dalam sistem pendidikan formal. Akibatnya, pekerja membutuhkan waktu lebih lama untuk memperoleh kualifikasi akademik yang dibutuhkan di jenjang berikutnya.

Di tengah dinamika dunia kerja saat ini, tantangan tersebut semakin terasa. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam publikasi ketenagakerjaan 2025, rata-rata jam kerja pekerja Indonesia mencapai sekitar 41 jam per minggu. Untuk kategori buruh, karyawan, dan pegawai, angkanya dapat mencapai sekitar 43 jam per minggu. Sekitar 25 persen pekerja bahkan bekerja lebih dari 49 jam per minggu, yang masuk kategori jam kerja berlebih.

Artinya, banyak pekerja sudah menghabiskan waktu dan tenaga untuk belajar langsung di lapangan, tetapi masih membutuhkan pengakuan formal agar bisa naik ke level karier yang lebih tinggi.

Arif (35), operator di perusahaan manufaktur, merasakan situasi tersebut. Selama lebih dari 10 tahun bekerja keras, ia menguasai proses produksi, pengendalian kualitas, hingga membantu koordinasi tim di lapangan.

Namun ketika peluang naik ke posisi administratif terbuka, ia terkendala syarat pendidikan formal.

“Secara pekerjaan saya sudah paham alurnya. Tapi kalau mau lanjut, rasanya harus mulai lagi dari awal. Itu yang bikin saya sempat ragu,” ujarnya.

Kini Arif memilih melanjutkan pendidikan di bidang Teknik Industri agar pengalaman kerjanya dapat diakui sekaligus memperkuat kompetensi manajerial.

Cerita serupa dialami Sari (30), staf administrasi yang telah bekerja keras hampir tujuh tahun. Ia terbiasa menangani data, laporan, hingga koordinasi internal perusahaan. Namun untuk berkembang ke level supervisor, ia merasa membutuhkan bekal akademik yang lebih kuat.

Melalui pendidikan di bidang Manajemen, Sari melihat peluang untuk meningkatkan kapasitas dalam pengambilan keputusan dan kepemimpinan.

“Selama ini saya banyak belajar dari pengalaman kerja. Sekarang saya ingin punya dasar yang lebih kuat supaya bisa naik posisi,” katanya.

Sementara itu, Lina (33), seorang perawat, juga ingin membawa pengalaman kerja kerasnya ke level yang lebih tinggi. Setelah lama terlibat dalam pelayanan pasien dan operasional fasilitas kesehatan, ia memutuskan melanjutkan pendidikan di bidang Ilmu Keperawatan untuk mempersiapkan diri menuju posisi koordinator.

Fenomena ini menunjukkan banyak pekerja sebenarnya sudah memiliki kompetensi yang relevan dengan bidangnya. Yang dibutuhkan bukan mengulang semuanya dari awal, melainkan jalur pendidikan yang mampu mengakui pengalaman kerja tersebut.

Menjawab kebutuhan itu, Universitas Esa Unggul powered by Arizona State University menghadirkan Program Kelas Karyawan dengan skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Program ini memungkinkan pengalaman kerja profesional diakui sebagai bagian dari proses akademik. Melalui RPL, pengalaman yang relevan dapat dikonversi menjadi satuan kredit semester. Dengan begitu, mahasiswa tidak perlu memulai dari nol dan masa studi dapat ditempuh lebih efisien.

Keunggulan lain hadir melalui kolaborasi Universitas Esa Unggul powered by Arizona State University yang tidak hanya menghadirkan kurikulum berstandar internasional, tetapi juga mengintegrasikan materi pembelajaran berbasis industri masa depan seperti kecerdasan buatan, inovasi, dan kewirausahaan. Mahasiswa juga berkesempatan memperoleh sertifikasi global yang terintegrasi dalam perkuliahan tanpa biaya tambahan, sehingga kompetensi yang dimiliki lebih relevan dan siap digunakan di dunia kerja.

Selain itu, Universitas Esa Unggul powered by Arizona State University juga didukung akreditasi unggul di berbagai program studi serta pilihan fakultas yang luas, mulai dari ekonomi dan bisnis, teknik, ilmu komputer, komunikasi, hukum, psikologi, pendidikan, hingga rumpun kesehatan.

Fasilitas pembelajaran seperti laboratorium modern, ruang kelas representatif, sistem digital learning, perpustakaan, dan sarana penunjang lainnya juga disiapkan untuk mendukung pekerja aktif yang ingin kuliah sambil bekerja.

“Kami melihat banyak pekerja sebenarnya sudah memiliki kompetensi sesuai bidangnya. Karena itu, RPL hadir agar pengalaman tersebut mendapat pengakuan dan pendidikan menjadi lebih relevan bagi pengembangan karier mereka,” ujar ujar Rektor Universitas Esa Unggul, Dr. Ir. Arief Kusuma Among Praja, ST, MBA, IPU, ASEAN Eng.

Bagi Arif, kesempatan ini membuat kerja keras selama bertahun-tahun tidak berhenti sebagai pengalaman semata, tetapi menjadi modal untuk naik ke posisi yang lebih strategis. Sari mulai melihat jalur karier yang lebih terbuka. Lina pun semakin siap mengambil peran koordinatif di bidang layanan kesehatan.

“Rasanya lebih masuk akal. Pengalaman saya dihitung, jadi saya bisa benar-benar maju,” kata Lina.

Kisah mereka menggambarkan perubahan pendekatan dalam dunia pendidikan. Kerja keras yang telah dibangun selama bertahun-tahun tidak seharusnya diulang dari awal, melainkan menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh.

Melalui Program RPL, Universitas Esa Unggul powered by Arizona State University berkomitmen untuk selalu menghadirkan pendidikan yang adaptif, relevan, dan berstandar internasional agar para profesional Indonesia dapat mengubah kerja keras menjadi kemajuan karier yang nyata.

Tags: Universitas Esa Unggul
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

DPRD Kabupaten Serang Desak Kawasan Industri Modern Cikande Bangun IPAL Komunal

Next Post

TMMD ke-128, Kodim 0623 Cilegon Bersama Warga Bersihkan Alun-Alun Cinangka

Related Posts

Sudah Kerja Keras Bertahun-tahun, Tapi Tak Kunjung Naik Jabatan? Ini Dilema Pekerja yang Kini Mulai Terjawab
Tangerang

Sudah Kerja Keras Bertahun-tahun, Tapi Tak Kunjung Naik Jabatan? Ini Dilema Pekerja yang Kini Mulai Terjawab

by Redaksi
Selasa, 5 Mei 2026 16:49

Kisah pekerja yang mulai membuka peluang karier lewat Kelas Karyawan! Bekerja keras sering dianggap sebagai jalan menuju karier yang lebih...

Read moreDetails

Universitas Esa Unggul Wisuda 1.343 Lulusan, Perkuat Posisi sebagai Perguruan Tinggi Bertaraf Global

Universitas Esa Unggul Perkuat Pemberdayaan Desa, Bergabung dalam Kolaborasi Nasional 64 Kampus di Kasomalang Kulon

Empat Guru Besar Dikukuhkan, Universitas Esa Unggul Tegaskan Peran Akademisi dalam Menjawab Tantangan Global

Universitas Esa Unggul Resmikan Ruang Unit Layanan Disabilitas, Wujud Komitmen Pendidikan Inklusif

LLDIKTI Wilayah III dan Universitas Esa Unggul Gelar Akselerasi Pendidikan Inklusif: Mewujudkan Kampus Ramah, Adaptif, dan Setara

Tingkatkan Karier Tanpa Harus Resign, Kelas Karyawan Universitas Esa Unggul Hadir dengan Jadwal Fleksibel untuk Profesional Muda

Karang Taruna Desa Kadugenep Dibekali Keterampilan Bahasa Inggris dan Digital Branding

Universitas Esa Unggul Kampus Tangerang Sukses Gelar Pre University Program dengan Tema “Unleashing AI Potential to Drive Transformative Action”

Universitas Esa Unggul Tangerang Sukses Gelar PKKMB 2025 Bertema “Menjahit Asa, Menenun Usaha”

Next Post
TMMD ke-128, Kodim 0623 Cilegon Bersama Warga Bersihkan Alun-Alun Cinangka

TMMD ke-128, Kodim 0623 Cilegon Bersama Warga Bersihkan Alun-Alun Cinangka

TNI dan Disdukcapil Cilegon Gelar Layanan Akta Kelahiran Gratis di Ciwandan

TNI dan Disdukcapil Cilegon Gelar Layanan Akta Kelahiran Gratis di Ciwandan

Pemkot Cilegon Genjot Realisasi Belanja dan Pendapatan Daerah

Pemkot Cilegon Genjot Realisasi Belanja dan Pendapatan Daerah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Airin Raih Penghargaan

Airin Raih Penghargaan Leader Regional Development, Wali Kota Benyamin: Dia Arsitek Kemajuan Tangsel

Kamis, 7 Mei 2026 20:23
Investasi di Kabupaten Tangerang Rp 17 Triliun pada Triwulan I 2026

Investasi di Kabupaten Tangerang Rp 17 Triliun pada Triwulan I 2026

Kamis, 7 Mei 2026 18:32
Mengabdi di Mancak, Mahasiswa UGM Diminta Gali Potensi Lokal

Mengabdi di Mancak, Mahasiswa UGM Diminta Gali Potensi Lokal

Kamis, 7 Mei 2026 18:23
Proyek Koperasi Merah Putih di 142 Desa di Kabupaten Serang Terkendala Lahan

Proyek Koperasi Merah Putih di 142 Desa di Kabupaten Serang Terkendala Lahan

Kamis, 7 Mei 2026 17:38
Andra Soni: HIPMI Harus Bisa Tangkap Peluang Sektor Pangan dan Investasi di Banten

Andra Soni: HIPMI Harus Bisa Tangkap Peluang Sektor Pangan dan Investasi di Banten

Kamis, 7 Mei 2026 17:21
Triwulan I 2026: Investasi di Cilegon Rp 4,3 Triliun, Ketiga Terbesar di Banten

Triwulan I 2026: Investasi di Cilegon Rp 4,3 Triliun, Ketiga Terbesar di Banten

Kamis, 7 Mei 2026 17:10
Airin Raih Penghargaan

Airin Raih Penghargaan Leader Regional Development, Wali Kota Benyamin: Dia Arsitek Kemajuan Tangsel

Kamis, 7 Mei 2026 20:23
Investasi di Kabupaten Tangerang Rp 17 Triliun pada Triwulan I 2026

Investasi di Kabupaten Tangerang Rp 17 Triliun pada Triwulan I 2026

Kamis, 7 Mei 2026 18:32
Mengabdi di Mancak, Mahasiswa UGM Diminta Gali Potensi Lokal

Mengabdi di Mancak, Mahasiswa UGM Diminta Gali Potensi Lokal

Kamis, 7 Mei 2026 18:23
Proyek Koperasi Merah Putih di 142 Desa di Kabupaten Serang Terkendala Lahan

Proyek Koperasi Merah Putih di 142 Desa di Kabupaten Serang Terkendala Lahan

Kamis, 7 Mei 2026 17:38
Andra Soni: HIPMI Harus Bisa Tangkap Peluang Sektor Pangan dan Investasi di Banten

Andra Soni: HIPMI Harus Bisa Tangkap Peluang Sektor Pangan dan Investasi di Banten

Kamis, 7 Mei 2026 17:21
Triwulan I 2026: Investasi di Cilegon Rp 4,3 Triliun, Ketiga Terbesar di Banten

Triwulan I 2026: Investasi di Cilegon Rp 4,3 Triliun, Ketiga Terbesar di Banten

Kamis, 7 Mei 2026 17:10

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Airin Raih Penghargaan

Airin Raih Penghargaan Leader Regional Development, Wali Kota Benyamin: Dia Arsitek Kemajuan Tangsel

by Agung S Pambudi
Kamis, 7 Mei 2026 20:23

JAKARTA,RADARBANTEN.CO.ID- Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengapresiasi kiprah Airin Rachmi Diany dalam kancah pembangunan daerah yang mendapatkan pengakuan di...

Investasi di Kabupaten Tangerang Rp 17 Triliun pada Triwulan I 2026

Investasi di Kabupaten Tangerang Rp 17 Triliun pada Triwulan I 2026

by Mulyadi
Kamis, 7 Mei 2026 18:32

Kepala DPMPTSP Kabupaten Tangerang, Hendar Herawan, menyampaikan nilai investasi di Kabupaten Tangerang pada Triwulan I 2026 mencapai Rp 17 triliun.

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak