LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Prestasi membanggakan diraih pelajar asal Kabupaten Lebak dalam seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Banten. Chaysar Purnama Putra, pelajar asal SMAN 1 Panggarangan berhasil meraih peringkat pertama dalam seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Banten dan berhak mengikuti seleksi Paskibraka tingkat nasional.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Lebak, Hari Setiono mengatakan, Kabupaten Lebak mengirimkan 15 peserta untuk mengikuti seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Banten.
“Dari 15 orang yang mengikuti seleksi, enam orang lolos dalam tahapan seleksi ideologi Pancasila dan intelegensia. Kemudian dari enam orang tersebut, lima orang dinyatakan lolos seleksi,” ujar Hari Setiono, Rabu 13 Mei 2026.
Ia menjelaskan, dari lima peserta yang lolos tersebut, satu orang yakni Chaysar Purnama Putra berhak mengikuti seleksi Paskibraka tingkat nasional. Sementara empat peserta lainnya akan bertugas sebagai anggota Paskibraka tingkat Provinsi Banten tahun 2026.
Menurut Hari, lolosnya Chaysar menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Lebak. Pasalnya, terakhir kali pelajar asal Lebak mengikuti seleksi Paskibraka nasional terjadi pada tahun 2014 atau sekitar 12 tahun lalu.
“Ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Lebak. Semoga Chaysar dapat memberikan hasil terbaik pada seleksi tingkat nasional,” katanya.
Sementara itu, Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Lebak Aine Saefulloh Pratama Zebua mengapresiasi kerja keras pelajar asal Lebak yang berhasil menembus seleksi tingkat nasional.
Ia berharap, Chaysar mampu bersaing dengan pelajar terbaik dari seluruh Indonesia dan mendapatkan kesempatan untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih di Istana Negara.
“Semoga bisa memberikan yang terbaik dan membawa nama baik Kabupaten Lebak serta Provinsi Banten di tingkat nasional,” ujarnya.
Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP RI Fuad Lutfi menyatakan, proses seleksi Paskibraka dilaksanakan serentak di semua provinsi di Indonesia. Proses seleksi dilakukan secara ketat dan profesional, sehingga diharapkan dapat menciptakan Paskibraka yang tangguh, kuat, dan memiliki jiwa Pancasila.
“Saya ikut memantau proses seleksi yang dilaksanakan di tingkat provinsi. Saya harap, Paskibraka nasional tahun ini dapat lebih baik dari tahun sebelumnya,” tukasnya.
Editor: Mastur Huda











