SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP) Kabupaten Serang mendapatkan anggaran sebesar Rp300 juta untuk penanganan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
Anggaran tersebut berasal dari pengalihan anggaran kendaraan dinas dan mobil dinas Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah.
Kepala DPRKP Kabupaten Serang, Okeu Oktaviana, mengatakan adanya pengalihan anggaran kendaraan dinas dan rumah dinas yang dilakukan oleh Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah berdampak baik untuk penanganan Rutilahu di Kabupaten Serang. “Kami kebagian anggaran Rp300 juta,” katanya, Jumat 15 Mei 2026.
Ia mengatakan, anggaran tersebut rencananya akan digunakan untuk penanganan Rutilahu untuk rumah mendesak yang peruntukannya untuk rumah yang terkena bencana. Sebelumnya, pihaknya tahun ini menganggarkan untuk 12 Rutilahu rumah mendesak.
“Dari rencana 12 menjadi 18 unti dengan adanya tambahan dari pengalihan ke kendaraan dinas dan rumah dinas,” ujarnya.
Okeu mengaku, adanya penambahan anggaran tersebut sangat membantu dalam penanganan Rutilahu di Kabupaten Serang. Pasalnya, saat ini masih ada sebanyak 7.122 yang harus ditangani oleh Pemkab Serang.
“Kalau kita hitung-hitung tahun ini ada sebanyak 1.018 yang tertangani kalau semua bisa terealisasi. Ini terdiri anggaran dari pemerintah pusat, APBD Kabupaten Serang hingga pihak lain yang ingin membantu penanganan Rutilahu,” ujarnya.
Ia menuturkan, untuk anggaran penanganan rumah mendesak berbeda dengan bantuan stimulis yang diberikan pemerintah daerah. Dalam penanganan rumah mendesak, pemerintah akan menanggung seluruhnya biaya pembangunan dari nol hingga selesai.
“Tahun kemarin juga kan kita ada program Rumah Mendesak ya memang itu merupakan program baru. Kita banung tipe 36 dengan nilai Rp60 juta. Ada juga tipe 28 anggaran 50 juta dan ada juga tipe 21 anggaran Rp40 juta,” pungkasnya.
Editor: Abdul Rozak











