SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menyalurkan bantuan pangan dan minyak goreng untuk warga Desa Mangkunegara, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, Rabu 20 Mei 2026.
Bantuan yang bersumber dari pemerintah pusat tersebut diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu. Penyaluran bantuan secara simbolis dilakukan oleh Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, di halaman Kantor Desa Mangkunegara.
Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat yang telah menyalurkan bantuan pangan untuk masyarakat Kabupaten Serang.
Ia mengungkapkan, pemerintah pusat juga telah menyetujui usulan Pemkab Serang terkait penambahan jumlah penerima manfaat bantuan pangan.
“Pada tahun 2025 jumlah penerima manfaat bantuan pangan sebanyak 65 ribu orang. Namun tahun ini mengalami peningkatan hingga tiga kali lipat menjadi sekitar 199 ribu penerima,” katanya.
Menurut Zakiyah, sebelumnya Pemkab Serang mengajukan penambahan penerima manfaat kepada Menteri Koordinator Bidang Pangan setelah Kabupaten Serang terdampak bencana hidrometeorologi pada awal 2026.
“Karena saat itu Kabupaten Serang dalam kondisi habis bencana, baik banjir, angin kencang, tanah longsor, dan bencana lainnya. Berkat respons cepat, saat ini mendapatkan penambahan bantuan,” ujarnya.
Ia menilai bantuan dari pemerintah pusat sangat membantu masyarakat, terutama setelah sekitar 833 hektare lahan sawah di Kabupaten Serang mengalami gagal panen.
“Bantuan pangan ini sangat membantu masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang, Suhardjo, mengatakan bantuan yang disalurkan merupakan alokasi untuk Februari dan Maret 2026.
“Seharusnya sudah didistribusikan pada Maret, namun ada kendala. Pengaruh perang Timur Tengah membuat harga biji plastik melonjak sehingga pemenang tender pengadaan karung mengundurkan diri,” jelasnya.
Menurut Suhardjo, waktu penyaluran bantuan dinilai tepat karena masyarakat akan menghadapi Hari Raya Iduladha dan saat ini juga memasuki musim tanam.
“Penyaluran bantuan ini sangat membantu masyarakat,” katanya.
Ia menjelaskan, penyaluran bantuan hari ini dilakukan di delapan desa di Kecamatan Bojonegara. Setiap penerima manfaat mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 kilogram minyak goreng.
Bantuan diberikan kepada masyarakat yang masuk kategori Desil 1 sampai 5 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSN).
“Di Kecamatan Bojonegara ada 4.496 penerima manfaat. Total bantuan yang disalurkan mencapai 89 ton beras dan 17.984 kilogram minyak goreng,” pungkasnya.
Editor: Mastur Huda











