SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang akan melakukan pembinaan yang intensif untuk qori dan qoriah yang akan berjuang di Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Banten.
Upaya tersebut dilakukan guna memastikan agar kafilah dari Kabupaten Serang bisa membawa pulang juara umum di ajang tersebut.
Salah satu upaya pembinaan ialah dengan melakukan training center yang akan dilaksanakan selama tiga bulan bagi Qori dan Qoriah yang sebelumnya telah melalui proses pembinaan di setiap zona.
Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh LPTQ Kabupaten Serang yang telah melakukan pembinaan terhadap Qori dan Qoriah mulai dari tingkat kecamatan hingga tingkat zona.
“LPTQ Kabupaten Serang telah menjaring potensi yang ada di zona 1 sampai 5 sehingga menghasilkan sebanyak 65 orang untuk dibina, ini untuk mencari yang terbaik untuk diikutsertakan di MTQ Provinsi Banten,” katanya, Sabtu 23 Mei 2026.
Ia mengungkapkan, jika Pemkab Serang mendukung 100 persen upaya yang dilakukan oleh LPTQ Kabupaten Serang. Bahkan, Pemkab Serang telah mengalokasikan anggaran agar proses pembinaan bisa berjalan baik dan menghasilkan bibit terbaik.
“Tadi saya sampaikan kepada calon peserta untuk terus berlatih, terus menggali potensi diri. Ketika ada pembinaan harus diikuti secara intens, karena saya meyakini kita bisa menjadi juara umum. Yang penting ada kesungguhan,” ujarnya.
Ratu Zakiyah meminta kepada para peserta untuk menanamkan mental juara didalam hatinya dan jangan pernah menyerah sebelum pertandingan dimulai.
“Kita harus junjung sportifitas. Kami juga berpesan kepada dewan juri dan dewan hakim agar menjadi hakim yang punya integritas dan amanah,” tegasnya.
Ratu Zakiyah mengungkapkan, untuk menciptakan generasi Qurani, pihaknya akan mengoptimalkan penerapan Peraturan Daerah (Perda) diniyah. Sehingga nantinya para peserta didik yang akan melanjutkan ke SMP sudah bisa membaca Al-Qur’an.
“Jangan sampai tergerus oleh zaman, jangan lupa sejarah bahwa kabupaten serang tempatnya Qori dan Qoriah mulai dari nasional hingga internasional. Jadi malu kalau angka buta huruf sangat tinggi,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua LPTQ Kqbupaten Serang, Budi Haryadi, mengatakan dari ratusan peserta yang mengikuti pembinaan di setiap zona nya, ada sebanyak 65 yang terpilih untuk mengikuti pembinaan lanjutan.
“Nantinya akan kita filter lagi mencari yang terbaik. Nanti yang diambil maksimal 40. Nantinya akan ada pembinaan baik jangka pendek maupun jangka panjang,” pungkasnya.
Editor: Bayu Mulyana








