SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Banten, Rifky Hermiansyah, turut ambil bagian dalam upaya memperluas jejaring investasi internasional dengan mempromosikan potensi ekonomi dan investasi Provinsi Banten kepada Presiden Jerman, Frank-Walter Steinmeier.
Kesempatan tersebut diperoleh Rifky saat mendampingi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam rangkaian pertemuan bilateral Indonesia dan Jerman yang berlangsung pada 15 Juni 2026 lalu.
Momentum itu dimanfaatkan untuk memperkenalkan berbagai keunggulan Provinsi Banten sebagai salah satu destinasi investasi strategis di Indonesia.
Rifky mengatakan, Banten memiliki posisi yang sangat penting dalam peta ekonomi nasional. Selain berada di pintu gerbang Pulau Jawa, Banten juga didukung kawasan industri berskala nasional dan internasional, akses pelabuhan, bandara, jaringan jalan tol, serta kedekatan dengan pusat pemerintahan dan bisnis nasional.
Menurutnya, berbagai keunggulan tersebut menjadikan Banten memiliki daya tarik kuat bagi investor global, termasuk dari Jerman yang selama ini dikenal sebagai salah satu negara dengan kekuatan industri dan teknologi terbesar di dunia.
“Banten memiliki potensi investasi yang sangat besar. Kami ingin memperkenalkan kepada dunia internasional bahwa Banten siap menjadi mitra strategis bagi investor yang ingin mengembangkan usahanya di Indonesia,” ujar Rifky, Kamis 18 Juni 2026.
Ia menjelaskan, sejumlah sektor yang memiliki peluang besar untuk dikerjasamakan antara lain industri manufaktur, energi terbarukan, logistik, teknologi, ekonomi digital, pengolahan pangan, hingga pengembangan kawasan industri modern.
Selain itu, keberadaan sejumlah kawasan industri di wilayah Tangerang, Cilegon, dan Kabupaten Serang dinilai menjadi modal penting untuk menarik investasi baru yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Bagi HIPMI Banten, promosi investasi tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan dunia usaha. Karena itu, pihaknya terus membangun komunikasi dengan berbagai mitra bisnis dan investor internasional untuk membuka peluang kerja sama yang lebih luas bagi pelaku usaha di Banten.
Rifky menilai hubungan Indonesia dan Jerman yang semakin erat dapat menjadi pintu masuk bagi peningkatan investasi asing di berbagai daerah. Dengan dukungan kebijakan pemerintah yang pro-investasi, peluang tersebut dinilai semakin terbuka.
“Kami ingin memastikan bahwa potensi Banten dapat dikenal lebih luas oleh investor mancanegara. Semakin banyak investasi yang masuk, maka semakin besar pula dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujar pria yang juga Sekretaris Komisi V DPRD Banten ini.
Ia menambahkan, HIPMI Banten siap menjadi mitra strategis dalam menjembatani kebutuhan investor dengan potensi usaha yang ada di daerah. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat peran pengusaha muda dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional.
Melalui berbagai forum internasional dan pertemuan bisnis lintas negara, HIPMI Banten berharap potensi investasi daerah dapat terus dipromosikan sehingga mampu menarik minat investor global untuk menanamkan modalnya di Provinsi Banten.
Editor: Agus Priwandono











