SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menggagas program Gerakan Ayah Ajak Imunisasi Anak sebagai upaya meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap sekaligus memperkuat peran ayah dalam menjaga kesehatan anak.
Program tersebut diharapkan menjadi langkah baru untuk mendorong seluruh keluarga di Kota Serang lebih peduli terhadap pentingnya imunisasi.
Melalui Gerakan Ayah Ajak Imunisasi Anak, Pemkot Serang ingin membangun kesadaran bahwa tanggung jawab menjaga kesehatan anak bukan hanya berada di pundak ibu, melainkan juga ayah.
Asisten Daerah (Asda) I Kota Serang, Yudi Suryadi, mengapresiasi lahirnya gagasan tersebut. Menurutnya, program itu merupakan salah satu langkah strategis untuk membantu Pemerintah Kota Serang mencapai target cakupan imunisasi yang telah ditetapkan pemerintah.
Ia mengatakan, hasil rekomendasi yang diperoleh dari forum pembahasan selama satu setengah hari dinilai realistis untuk diterapkan di Kota Serang. Karena itu, pihaknya akan menyampaikan rekomendasi tersebut kepada Wali Kota Serang agar dapat segera ditindaklanjuti menjadi kebijakan daerah.
“Insyaallah rekomendasi ini akan kami laporkan kepada Pak Wali Kota supaya bisa dilaksanakan di Kota Serang. Saya melihat seluruh hasil pembahasannya sangat memungkinkan diterapkan, tinggal bagaimana komitmen kita untuk bekerja bersama seluruh stakeholder,” ujar Yudi, ditemui Radar Banten di Hotel Aston Serang usai acara Komitmen Bersama dalam Upaya Peningkatan Cakupan Imunisasi, Selasa, 7 Juli 2026.
Menurutnya, keberhasilan program tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Dukungan organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh masyarakat, tokoh agama, tenaga kesehatan, hingga kader posyandu menjadi faktor penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai manfaat imunisasi.
Yudi menjelaskan, nantinya Pemkot Serang berencana mengundang seluruh pemangku kepentingan dalam satu forum bersama Wali Kota. Pertemuan tersebut diharapkan mampu memperkuat komitmen bersama sehingga setiap pihak memiliki tanggung jawab yang sama dalam meningkatkan cakupan imunisasi anak.
Ia menilai imunisasi memiliki peran yang sangat penting dalam mencegah stunting dan berbagai penyakit berbahaya pada anak. Namun demikian, tantangan terbesar saat ini adalah masih rendahnya pemahaman sebagian orang tua terhadap manfaat imunisasi.
Menurut Yudi, dari hasil diskusi diketahui bahwa salah satu hambatan yang kerap muncul adalah keputusan akhir masih bergantung kepada ayah. Tidak sedikit ibu yang sebenarnya telah siap membawa anak ke posyandu, tetapi harus menunggu persetujuan kepala keluarga terlebih dahulu.
“Karena itu, gerakan ayah mengantar anak imunisasi menjadi salah satu solusi. Sebelumnya sudah ada gerakan ayah mengantar anak ke sekolah atau mengambil rapor. Ke depan kita ingin ayah juga ikut mengantar anak untuk imunisasi sehingga keterlibatan ayah semakin besar dalam menjaga kesehatan anak,” katanya.*
Editor : Krisna Widi Aria











